
Pakar UISI: Pembentukan Danantara akan Membawa Ekonomi Indonesia Menuju Kelas Dunia
Praktisi pasar modal sekaligus pengamat ekonomi dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Surabaya, Leo Herlambang.
Foto: IstimewaSURABAYA - Pengamat ekonomi dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Surabaya, Leo Herlambang, mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang baru-baru ini meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara.
Leo yang juga praktisi pasar modal ini mengungkapkan, keberadaan lembaga investasi ini diyakini akan mampu membawa perekonomian Indonesia menuju kelas dunia.
Menurutnya, pembentukan Danantara sangat penting karena investasi yang dilakukan bersifat investasi ulang atau reinvest, yakni keuntungan dari investasi sebelumnya kembali ke tempat yang sama dalam bentuk nyata di bisnis
- Baca Juga: Pemerintah akan beri diskon tiket pesawat mudik lebaran
- Baca Juga: Lapor SPT Pajak
"Kalau dulu, hasil deviden dari BUMN kan masuk APBN, jadi tidak diketahui secara langsung nilai reinvest -nya. Tapi dengan dibentuknya Danantara ini, deviden dari BUMN-BUMN itu bisa langsung di-reinves di bisnis yang riil sehingga dari tahun ke tahun diharapkan pasti akan membesar."
"Apalagi ketika awal pertama muncul dia sudah menjadi Sovereign Wealth Fund nomor delapan di dunia. Dan jika nanti dikelola dengan baik, dan punya kompetensi yang bagus, saya kira ini akan menjadi besar, dan Indonesia akan menjadi lebih terangkat di dunia," ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Eksekutif BPI Danantara, Rosan Roeslani, menyebutkan bahwa tujuan utama dari investasi yang dilakukan adalah memberikan dampak besar dan berkelanjutan, dengan fokus utama pada penciptaan lapangan pekerjaan yang berkualitas untuk mendukung ekonomi Indonesia.
“Hal paling penting dalam investasi yang kita lakukan adalah yang berdampak besar dan berkelanjutan, berkesinambungan. Dan ujungnya apa sih? Tujuannya adalah penciptaan lapangan pekerjaan,” katanya.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Tag Terkait:
Berita Trending
- 1 Milan dan Bologna Berebut Posisi Empat Besar
- 2 Bangun Infrastruktur yang Mendorong Transformasi Ekonomi
- 3 Guterres: Pengaturan Keamanan Global "Berantakan"
- 4 Sinopsis Film Iblis Dalam Kandungan 2: Deception Tayang 27 Februari
- 5 Harga Cabai Makin Pedas Saja Jelang Ramadan, Pemerintah Harus Segera Intervensi Pasar Biar Masyarakat Tak Terbebani
Berita Terkini
-
Film Kisah Musisi Bob Dylan ‘A Complete Unknown’ Tayang di Bioskop Indonesia
-
Remake ‘Ada Apa Dengan Cinta?’, Miles Janjikan Cinta Multitalenta
-
Taylor Lautner Dukung Selena Gomez soal Komentar ‘Body Shaming’
-
IndoClimb FX Sudirman, Salah Satu Arena Wall Climbing Yang Cukup Populer di Jakarta
-
Indonesia Sebagian Besar Hujan Ringan pada Jumat Menurut Prakirakan BMKG