Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

NPC Indonesia yakin Kemenpora dukung prestasi di tengah efisiensi

📅 Kamis, 20 Feb 2025, 21:52 WIB | Oleh:
NPC Indonesia yakin Kemenpora dukung prestasi di tengah efisiensi Doc: ANTARA/Maulana Surya
Ket. Sejumlah atlet Boccia Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPC Indonesia) mengikuti latihan perdana tahun 2025 di Palur, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (2/1/2025). Pelatnas itu digelar sebagai persiapan jangka panjang bagi para atlet

Jakarta, 20/2  - Wakil Sekretaris Jenderal Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia Rima Ferdianto optimistis Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan tetap memberikan dukungan maksimal bagi prestasi olahraga, termasuk bagi atlet disabilitas.

Menurut Rima, selama ini Kemenpora telah menunjukkan perhatian besar dalam mendukung perkembangan olahraga nasional, khususnya bagi atlet penyandang disabilitas.

"Selama ini kami selalu mendapat dukungan penuh dalam menjalankan pemusatan latihan nasional (pelatnas) dan menghadapi berbagai ajang internasional," ujar Rima kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Terkait efisiensi anggaran, Rima mengungkapkan hingga saat ini belum ada pemberitahuan resmi mengenai pemangkasan dana. NPC Indonesia pun telah mengajukan proposal anggaran pelatnas 2025 yang saat ini masih dalam proses review oleh Kemenpora.

“Kami memahami efisiensi anggaran tidak hanya diterapkan di Kemenpora, tetapi juga di berbagai kementerian dan lembaga lainnya. Oleh karena itu, kami tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga harus mencari solusi lain agar pelatnas tetap berjalan,” ujar Rima.

Untuk mengantisipasi keterbatasan anggaran, NPC Indonesia juga mulai memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggandeng perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) guna menambah sumber pendanaan bagi kegiatan pembinaan atlet.

Jika nantinya terjadi pembatasan anggaran, NPC Indonesia siap menyesuaikan dengan skala prioritas.

Misalnya, jika idealnya pelatnas melibatkan 400 atlet, namun anggaran yang tersedia hanya cukup untuk 250 atlet, maka NPC akan berupaya mencari pendanaan tambahan untuk mendukung atlet lainnya

"Atlet-atlet kami sudah terbiasa menghadapi kondisi seperti ini. Mereka tetap berlatih tanpa menunggu kepastian anggaran, karena mereka sadar bahwa performa mereka akan menurun jika berhenti berlatih," kata Rima.

NPC Indonesia juga aktif mengembangkan program pencarian bakat atlet disabilitas di 35 provinsi di seluruh Indonesia.

Program ini dijalankan secara mandiri tanpa mengandalkan anggaran dari pemerintah, sebagai bagian dari strategi agar pembinaan atlet lebih mandiri dan berkelanjutan.

"Kami ingin daerah lebih mandiri dalam pembinaan atlet disabilitas. Kegiatan ini tidak membebani pemerintah dan prestasi juga tetap terjaga," ujar Rima.

Saat ini, pencarian bakat sedang berlangsung di GOR Otista, Jakarta Timur, pada Kamis-Jumat (20-21/2). Sebelumnya, kegiatan serupa telah diadakan di Jakabaring Sport City, Palembang, pada 14-16 Februari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.