Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Asumsi Makro APBN I Apindo Serukan BI Menjaga Stabilitas Kurs Rupiah

Nilai Tukar Rupiah Sangat Tidak Realistis

Foto : Sumber: Bank Indonesia - KJ/ONES
A   A   A   Pengaturan Font

Kalau Ibukota Negara (IKN) Nusantara dibangun oleh para pengusaha properti dari uang bank, jelas akan bermasalah. Sebab, masalahnya di Jakarta saja belum selesai, mereka mulai lagi ekspansi ke wilayah yang belum berkembang.

"Di Jakarta saja tidak bisa dibayar, apalagi di IKN. Kotanya megah, tapi utangnya tidak akan bisa dibayar.

Pembangunan di IKN, katanya, seharusnya dimulai hanya gedung dan infrastruktur yang strategis saja. Jangan properti komersil. Tahapan pembangunan itu penting untuk kesuksesan IKN.

"Belum waktunya membangun properti yang komersial, jangan dipaksakan, sebaiknya utamakan gedung yang strategis saja, agar besok tidak rapat di hotel karena biayanya sangat mahal," katanya.

Infrastruktur penting harus dibangun. Kalaupun mau membangun gedung komersial jangan dekat gedung pemerintahan, tidak akan serasi. "Bukan tidak diperlukan, tapi diperlukan tahap yang mana? Sehingga pemanfaatannya sangat efisien dan efektif. Perlu tahapan prioritas," kata Aditya.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Vitto Budi
Penulis : Fredrikus Wolgabrink Sabini, Eko S

Komentar

Komentar
()

Top