Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Moo Deng, Si Bayi Kuda Nil Lucu dari Thailand Kini Punya Lagu Resmi dalam 4 Bahasa

📅 Kamis, 14 Nov 2024, 16:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Moo Deng, Si Bayi Kuda Nil Lucu dari Thailand Kini Punya Lagu Resmi dalam 4 Bahasa Doc: CNA/AP/Sakchai Lalit
Ket. Bayi kuda nil berusia dua bulan Moo Deng berjalan di Kebun Binatang Terbuka Khao Kheow di provinsi Chonburi, Thailand, 19 September 2024.

Kalau belum pernah bosan dengan si bayi kuda nil kerdil yang lucu dari Thailand, Moo Deng, kini Anda bisa menikmati lagu resmi yang menampilkan bayi hewan favorit netizen itu. Lagu yang dirilis dalam empat bahasa itu diperuntukkan bagi penggemarnya di seluruh dunia.

Lagu Moodeng Moodeng yang ceria berdurasi 50 detik, tersedia dalam versi  bahasa Thailand , Inggris , Mandarin , dan Jepang , menampilkan lirik sederhana seperti "Moo Deng Moo Deng, boing boing boing/ Mommy mommy, bermainlah denganku."

Video musiknya terdiri dari klip pendek bayi kuda nil yang melompat-lompat, bermain dengan penjaganya, atau bermain dengan ibunya, Jona.

Lagu yang menarik ini diproduksi dan ditulis oleh komposer terkenal Thailand Mueanphet Ammara, dan dirilis oleh salah satu perusahaan musik terbesar di Thailand, GMM Music.

Moo Deng  – nama yang secara harfiah berarti “babi yang kenyal,” sejenis bakso, dalam bahasa Thailand  – menjadi fenomena global sebulan setelah ia diperkenalkan di Facebook oleh Kebun Binatang Terbuka Khao Kheow di provinsi Chon Buri, Thailand selatan.

Para penggemar mengatakan namanya melengkapi kepribadiannya yang kacau. Moo Deng suka "deng," atau melompat-lompat, dan gerakan melompatnya yang riang telah muncul di seluruh media sosial dalam berbagai meme. Gambar-gambarnya telah digunakan oleh tim olahraga dan bisnis.

Kuda nil yang kini berusia empat bulan itu telah menarik banyak pengunjung ke kebun binatang yang berjarak sekitar dua jam perjalanan dari ibu kota Bangkok itu. Kebun binatang itu memperkirakan telah dikunjungi rata-rata 3.000 hingga 5.000 pengunjung per hari dalam beberapa bulan terakhir, dan kebun binatang itu menjual pakaian, perlengkapan tidur, dan barang dagangan lainnya berdasarkan Moo Deng.

Direktur kebun binatang Narongwit Chodchoi mengatakan peningkatan pendapatan dari Moo Deng akan membantu program pengembangbiakannya untuk banyak spesies yang terancam punah seperti kuda nil kerdil, yang terancam oleh perburuan liar dan hilangnya habitat. Spesies ini berasal dari Afrika Barat dan hanya tersisa 2.000-3.000 ekor di alam liar.

Kebun binatang ini terletak di lahan seluas 800 hektare dan merupakan rumah bagi lebih dari 2.000 hewan.

Keempat versi lagu Moo Deng tersedia di YouTube dan platform streaming termasuk Spotify dan Apple Music.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.