Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Mengedukasi Anak agar Tak Kecanduan "Gadget"

A   A   A   Pengaturan Font

Buku ini menjabarkan delapan efek negatif gadget terhadap perkembangan motorik, fisik, moral, sosial, bahasa, neurologi, dan kognitif. Pada ranah kognitif, anak yang kecanduan gadget akan mengidap popcorn brain. "Popcorn brain menggambarkan otak yang seakan meletup-letup karena terbiasa dengan layar perangkat digital yang selalu merespons stimulus. Pada kondisi ini, anak jadi tidak bisa merespons stimulus sehari-hari yang diberikan," kata Mona Ratuliu, penulis buku ini (hlm 40).

Anak yang mengidap popcorn brain akan merespons datar saat diajak bermain di alam terbuka. Permainan lain membosankan. Masalah serius lain yang ditimbulkan, lemahnya kemampuan anak mengendalikan emosi. Pengidap popcorn brain tidak segera diberi stimulasi kuat, akan jenuh dan kesal.

Penulis merasakan pengalaman buruk tatkala anaknya yang masih baru 13 tahun kecanduan gadget. Awalnya, dia tidak menyangka sulungnya tersebut mengalami peristiwa "tragis" dari gadget. Teman-temannya juga punya. Dia bisa untuk mengerjakan tugas sekolah, menyalurkan bakat, menenun kreativitas, dan mencari referensi penting lainnya. Mona sama sekali tidak menyadari, ketidaksiapan mental dan pikiran anaknya berhadapan dengan selaksa konten gadget adalah racun berbisa.

Anaknya mulai jarang bergaul dan susah diajak berbicara. Dia mengonsumsi beragam konten "dewasa." Mona pernah dipanggil ke kantor sekolah untuk membicarakan elemen porno yang dikirim anaknya. Artis ini berang bukan main ketika anaknya mengajak teman-teman dunia mayanya yang sebagian berusia jauh lebih tua dan tak diketahui identitas mereka mau bermalam.

Mona jelas tidak memberi izin. Anaknya terkejut, marah, dan sepekan tak mau diajak bicara. Puncaknya, gadget itu diambil diganti dengan HP biasa. Lebih sebulan anak sulungnya itu ngambek (hlm 76).
Halaman Selanjutnya....

Komentar

Komentar
()

Top