Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Makau

Makau, Pusat Perdagangan Penting di Abad ke-15

Foto : Eduardo Leal / AFP
A   A   A   Pengaturan Font

Makau merupakan sebuah kota yang terletak di semenanjung di muara delta Sungai Mutiara di Tiongkok. Wilayah seluas 329 kilometer persegi ini menurut sensus pada 2020 memiliki populasi sekitar 680,000 jiwa atau jadi salah satu dari kota terpadat di dunia.

Makau merupakan sebuah kota yang terletak di semenanjung di muara delta Sungai Mutiara di Tiongkok. Wilayah seluas 329 kilometer persegi ini menurut sensus pada 2020 memiliki populasi sekitar 680,000 jiwa atau jadi salah satu dari kota terpadat di dunia.

Di mana lalu, Makau pernah jaya sebagai pusat perdagangan di Asia timur. Kota dagang ini menjadi pusat pemukiman kolonial Portugis dari 1557 hingga 1999, sebelum diserahkan kembali ke Tiongkok. Di bawah kekuasaan Portugis, wilayah ini menjadi pusat perdagangan utama untuk masuk ke pasar Tiongkok.

Portugis mampu memasok perak, lada, dan kayu cendana dari Indonesia kepada masyarakat Tiongkok. Oleh kekaisaran Tiongkok, Macau diberi akses ke pameran sutra besar Tiongkok. Para pedagang membawa dagangan itu ke Asia dan Eropa ditambah dengan barang dagangan lain seperti porselen dari Dinasti Ming, kesturi, dan emas.

Pemukiman Portugis itu mencapai puncaknya pada pertengahan abad ke-16 hingga pertengahan abad ke-17. Setelah periode itu Makau mengalami kemunduran akibat persaingan ketat dari pedagang Eropa lainnya, terutama Belanda dan Inggris.

Inggris mendirikan Kota Hongkong yang kemudian diserahkan ke Tiongkok pada 1 Juli 1997. Seperti tetangganya Hong Kong, Makau diserahkan kembali ke Tiongkok pada 20 Desember 1999 dan menjadi wilayah administrasi khusus Republik Rakyat Tiongkok.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Ilham Sudrajat
Penulis : Haryo Brono

Komentar

Komentar
()

Top