Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahasiswa Harus Berpikir Kritis

📅 Sabtu, 03 Jul 2021, 06:59 WIB | Oleh:
Mahasiswa Harus Berpikir Kritis Doc: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc
Ket. Sejumlah murid mengerjakan soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) saat menjalani uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap 2 di SDN Kebayoran Lama Selatan 17 Pagi, Jakarta, Rabu (9/6/2021).

JAKARTA - Merdeka Belajar untuk mewujudkan lingkungan yang mendorong anak-anak berpikir kritis, kreatif, serta menumbuhkan karakter pembelajar tangguh. Demikian dikatakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim saat melantik sejumlah pejabat di lingkungan kementeriannya, Jumat (2/7).

Nadiem menekankan pentingnya kepekaan terhadap membaca peluang, kreatif dalam menemukan solusi, dan adaptif terhadap perubahan. "Dewasa ini kita dituntut untuk peka membaca peluang, kreatif dalam menemukan solusi, dan adaptif terhadap perubahan. Apalagi, di masa mendatang di mana anak-anak menjadi penentu arah perkembangan bangsa. Ketiga hal tersebut akan semakin dibutuhkan," jelas dia.

Sejumlah pejabat yang dilantik, yakni Dr Abdoellah MPd sebagai Widyaprada Ahli Utama pada Kemendikbudristek. Nadiem berharap Abdoellah dapat melakukan tugas dan fungsi pemetaan mutu pendidikan, pendampingan dan pembimbingan satuan pendidikan, supervisi pendidikan, dan pengembangan model penjaminan mutu pendidikan.

"Kami mengharapkan kontribusi Bapak dalam mengembangkan sistem penjaminan mutu pendidikan yang mendukung semangat dan cita-cita Merdeka Belajar," harap dia. Selanjutnya, pejabat yang dilantik adalah Ir Muhaswad Dwiyanto MPd sebagai Inspektur I dan Drs Bernard Purba, MAk sebagai Inspektur III di lingkungan Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek.

"Peranan bapak-bapak dalam penyelenggaraan pengawasan internal di lingkungan Kemendikbudristek dalam pengelolaan anggaran dan kinerja satuan kerja dalam kerangka audit berbasis kinerja sangat krusial. Ini sebagai upaya kita meningkatkan kualitas layanan bidang pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi," tambah Nadiem.

Dia juga melantik Dr Suhartono Arham MSi sebagai Direktur Sekolah Menengah Atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Kemudian, Drs Triyantoro MSi sebagai Kepala Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa, Sekretariat Jenderal Kemendikbudristek.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.