Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

Letjen Gultor Kopassus Penyandang Tab Ranger Amerika Ini Ternyata Putra Pahlawan Revolusi

Foto : Istimewa

Letjen Hotmangaradja MP Pandjaitan.

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Dibesarkan di Korps Baret Merah, korps pasukan elit TNI AD yang disegani, karirnya melesat hingga pensiun dengan pangkat bintang tiga di pundak alias Letnan Jenderal (Letjen). Dia adalah Letjen (Purn) Hotmangaradja MP Pandjaitan.

Sang jenderal yang lahir di Palembang, Sumatra Selatan pada 14 Oktober 1953 ini merupakan jenderal pemegang Tab Ranger dari Amerika Serikat. Tab Ranger ini diperoleh jenderal yang pernah menjadi Komandan Grup 3 Sandhi Yudha/Kopassus tersebut, saat mengikuti Kursus Ranger di negeri Paman Sam.

Kursus Ranger sendiri adalah pendidikan terbuka untuk para prajurit AD, AL, AU, dan Marinir AS. Tapi, kursus ini juga bisa diikuti pula oleh para prajurit dari negara-negara yang memiliki kerja sama militer dengan AS. Salah satunya adalah para prajurit TNI.

Nah, dalam catatan sejarah, ternyata baru ada empat jenderal yang sekarang telah purnawirawan yang pernah ikut pendidikan Ranger di Amerika dan menyandang Tab Ranger. Keempat jenderal itu, salah satunya adalah Letjen TNI (Purn) Hotmangaraja Panjaitan. Tiga jenderal lainnnya, adalah

Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono, Letjen TNI (Purn) Syaiful Rizal, dan Letjen TNI (Purn) Nugroho Widyotomo. Dan saat ini, perwira aktif TNI yang mengikuti pendidikan Ranger di Amerika Serikat adalah Kapten Inf Teddy Indra Wijaya.

Letjen Hotmangaraja Panjaitan merupakan lulusan Akabri tahun 1977. Ia bisa dikatakan jenderal komplit. Karena selain pernah ikut pendidikan Ranger di Amerika Serikat yakni di

US Army Airborne, Pathfinder, Ranger Course, Fort Benning, ia juga tercatat pernah ikut pendidikan di US Army Special Forces, Fort Bragg.

Sejak lulus dari Akabri, Hotmangaraja merintis karir di Kopassus. Di Kopassus, ia pernah menjadi Komandan Peleton Kopassus, Pasi Intel Grup 1 Parako Kopassus, Komandan Kompi Batalyon 12 Grup 1 Kopassus, Komandan Detasemen Batalyon 22 Grup 2 Kopassus, Kasi-1 Intel Sat Gultor 81 Kopassus, danWadanyon Aksus Sat Gultor 81 Kopassus.

Sampai ia kemudian dipindah ke BAIS TNI menjadi Pasi Ops Satgas Intel BAIS TNI. Setelah itu kembali ke Kopassus untuk menjabat Danyon Aksus Sat Gultor 81 Kopassus. Lalu, dipercaya menjadi Danyon 33 Group 3 Sandhi Yudha.

Selanjutnya, ia kembali ditarik ke BAIS menjadi Dansatgas Intel BAIS TNI. Setelah tugas di BAIS, kembali ditarik ke Kopassus untuk mengisi posisi sebagai Wadansat 81 Sat Gultor Kopassus. Karirnya terus naik. Setelah menjabat Wadansat 81 Sat Gultor Kopassus, Hotmangaraja diangkat jadi Asintel Kopassus.

Baru setelah itu ditugaskan sebagaiAtase Militer di Republik Federal Jerman. Pulang dari Jerman, ia kembali pulang kandang, untuk menjabat sebagai Dan Grup 3 Sandhi Yudha/Kopassus.

Perlahan karirnya naik. Selesai tugas di Kopassus, ia dipercaya menjadi Danrem 163/Wirasatya, Kodam IX/Udayana. Lalu, menjadi Kadispenad,Waaspam Kasad dan Danpusterad.

Setelah itu diangkat menjadi Aster Kasad dan Pangdam IX/Udayana. Saat sudah menyandang jenderal bintang tiga, Hotmangaraja dipercaya menduduki kursi Sesmenko Polhukam RI. Sampai kemudian ia pensiun.

Dan salah satu fakta yang menarik, Letjen Gultor Kopassus penyandang Tab Ranger dari Amerika Serikat ini ternyata adalah putra Pahlawan Revolusi. Ya, Letjen Hotmangaradja MP Pandjaitan adalah putra dari Mayjen (Anumerta) DI Pandjaitan, salah satu dari tujuh perwira pahlawan revolusi yang gugur dibunuh komplotan tentara G30S PKI.




Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Agus Supriyatna

Komentar

Komentar
()

Top