Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kolaborasi Dosen Hadirkan Ruang Interaktif bagi Anak Berkebutuhan Khusus

📅 Selasa, 21 Jun 2022, 17:12 WIB | Oleh:
Kolaborasi Dosen Hadirkan Ruang Interaktif bagi Anak Berkebutuhan Khusus Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Ruang interaktif bagi anak berkebutuhan khusus, terutama down syndrome karya Tim kolaborasi dosen Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) dan Binus University.

JAKARTA - Dosen Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) dan Binus University berkolaborasi menghadirkan ruang interaktif bagi anak berkebutuhan khusus, terutama down syndrome. Produk inovasi berjudul Affordable Technology for Empowering Society itu diharapkan dapat menjadi ruang beraktivitas yang berguna merangsang dan melatih aspek kognitif mereka.

"Ada peluang inovasi bagi anak dengan down syndrome untuk dapat menghabiskan waktu bermain dan melatih kemampuannya secara aman, dan diawasi oleh orang rua atau perawat mereka," ujar Kepala Research Interest Group (RIG), Photonic and Computer Systems Binus University, Rinda Hedwig, dalam Peresmian Ruang Interaktif, di Jakarta, Selasa (21/6).

Rinda yang juga inisiator program riset menerangkan, pembuatan ruang interaktif bagi anak berkebutuhan khusus ini dimulai sebelum pandemi, yaitu awal tahun 2020. Adapun tim yang terlibat berasal dari jurusan Sistem Komputer dan jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Dia mengatakan, ada proses observasi dan riset ke berbagai yayasan dan sekolah anak berkebutuhan khusus guna mendapatkan masukan yang dapat memperkaya risetnya. Proses tersebut melahirkan adanya alat yang dapat melatih kemampuan berinteraksi dengan stimulus visual, audio, dari kemampuan mengingat hingga motorik.

"Kami juga mencoba menguji coba beberapa anak baik dengan kondisi normal, down syndrome, maupun autisme untuk dapat menyempurnakan ruang dan menjadikannya sarana bermain yang sesuai bagi anak berkebutuhan khusus, termasuk anak dengan kondisi normal," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Daerah
Lewat Program SPHP, Perum B...
Nasional
44 Area Konversi Hutan di S...
Megapolitan
Tawuran di Stasiun Manggara...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.