Kementerian PUPR Perbaiki Gedung Sekolah di Sekitar KIPP IKN Nusantara
Suasana proses pembangunan istana presiden di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (25/2/2023). Pembangunan KIPP IKN mulai masif dikerjakan diantaranya pembangunan istana presiden, kantor presiden, kantor sekretariat presiden, dan kantor kemenko.
Foto: ANTARA/Indrianto Eko SuwarsoJAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya memperbaiki sejumlah sekolah dasar (SD) yang berada dekat atau di sekitar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau KIPP Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim).
"Kami juga memperbaiki SD-SD yang dekat dengan KIPP, itu pun kami benahi agar SD-SD tersebut juga dapat menampung siswa yang ada," ujar Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti, di Jakarta, Sabtu (9/3).
Diana mengatakan, tujuan perbaikan sejumlah SD di dekat KIPP IKN tersebut, agar dapat menampung para siswa dari keluarga ASN atau masyarakat yang pindah ke Nusantara, Kaltim.
"Kalau ke sana tidak hanya kita sendiri, tetapi kalau membawa keluarga kita sudah siap," katanya lagi.
Diana juga menyampaikan bahwa Kementerian PUPR berencana untuk melakukan lelang terkait sekolah, masjid sampai dengan pasar di IKN.
"Kami pun untuk permukiman-permukiman ini juga sudah perencanaan yang nanti sebentar lagi akan kamilelangkan di samping untuk sekolah, kemudian ada juga untuk masjid dan juga pasar guna memenuhi hunian yang ada di sana," katanya pula.
Berdasarkan Lampiran II mengenai Rencana Induk IKN dalam UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, prinsip dasar pendidikan di KIKNsecara keseluruhan akan diarahkan pada konsep pendidikan abad 21 yang selaras dengan visi pendidikan di KIKN, yaitu membangun ekosistem pendidikan terbaik untuk memenuhi kebutuhan talenta masa depan di klaster ekonomi serta menjadi teladan penyelenggara pendidikan tinggi dan meningkatkan taraf hidup.
Arah perencanaan, konsep dan strategi pendidikan di KIKNdidasarkan pada beberapa pertimbangan, yakni intervensi di tingkat kejuruan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan talenta dari klaster ekonomi baru karena sekitar 60 persen dari proyeksi pekerjaan di tahun 2045 bersifat kejuruan.
Kemudian penting untuk meningkatkan ketersediaan pendidikan tersier lanjutan di bidangscience, technology, engineering, and mathematics(STEM) dan manajemen guna mendukung kebutuhan pertumbuhan dan inovasi dalam klaster ekonomi di masa depan.
Pendidikan K-12 berkualitas tinggi menjadi kriteria utama untuk menarik minat pindahnya warga domestik dan asing serta menjadi prasyarat yang harus ada di IKN.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Tag Terkait:
Berita Trending
- 1 Electricity Connect 2024, Momentum Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional
- 2 Indonesia Tunda Peluncuran Komitmen Iklim Terbaru di COP29 Azerbaijan
- 3 Penerima LPDP Harus Berkontribusi untuk Negeri
- 4 Ini yang Dilakukan Kemnaker untuk Mendukung Industri Musik
- 5 Tim Putra LavAni Kembali Tembus Grand Final Usai Bungkam Indomaret
Berita Terkini
- GovTech Diharapkan jadi Super Apps Nasional
- Presiden Prabowo Raih Komitmen Investasi 8,5 Miliar Dollar AS saat Roundtable Forum di Inggris
- Perkuat Komitmen, BNI Gandeng Batumbu Perluas Akses Pembiayaan bagi UMKM
- Uang Beredar Tumbuh Melambat pada Oktober 2024
- Perpusnas Berupaya Mewujudkan Satu Data Naskah Nusantara