Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bahan Baku Daur Ulang Plastik dan Kertas

📅 Selasa, 12 Nov 2024, 21:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bahan Baku Daur Ulang Plastik dan Kertas Doc: Istimewa
Ket. Bagong Suyoto di tengah tumpukan sampah.

Oleh: Bagong Suyoto

Ketua Persampahan Nasional (KPNas) dan Ketua Umum Asosiasi Pelapak dan Pemulung Indonesia (APPI)

Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyatakan akan mengakhiri impor sampah plastik tahun 2025. Pemerintah tidak akan menerbitkan rekomendasi impor sampah. Bisakah Kementerin LH melakukan dengan kebijakan dan implementasi yang andal? Maka perlu antisipasi dan kesiagaan serius dalam menyiapkan bahan baku daur ulang plastik dan kertas. 

Guna mempercepat kerja dan pencapaian target tersebut, Menteri LH memerintahkan Dirjen PSLB3 Rosa Vivien Ratnawati dan jajarannya membangun kolaborasi terutama dengan pelaku circular economy aras bawah, yakni pemulung dan pelapak. Dalam waktu kurang dari seminggu Dirjen PSLB3 harus memberikan laporan konkrit kepada Menteri.

Ditjen PSLB3 bergerak cepat guna memperoleh solusi konkrit. Lalu, meminta Direktur Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah Non B3, Ari Sugasri mengundang beberapa komponen yang selama ini melakukan penyediaan bahan baku daur ulang. 

Kemudian digelar Rapat Penyiapan Bahan Baku Daur Ulang Plastik dan Kertas di Hotel Vasaka Jakarta, 5 November 2024. Acara itu diikuti Direktur Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah Non B3, Direktur Pengurangan Sampah, Kadis LH Provinsi DKI Jakarta, Ikatan Pemulung Indonesia (IPI), Asosiasi Pelapak dan Pemulung Indonesia (APPI), Kepala Kasubdit Ekonomi Sirkular, Kepala Kasudit Tata Laksana Prosen, Ana Suryana, dan sejumlah staf dari Direktorat Pengelolaan B3.

Direktur Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah B3 membuka rapat, dan selanjutnya dipimpin Ditjen PSLB3. Ditjen menyatakan, bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri LH ke TPST Bantargebang pada 27 Oktober 2024 lalu.

Akhiri Impor Sampah

Kementerian LH akan mengakhiri impor sampah pada 2025. Waktunya sudah dekat sekali. Oleh karena itu Ditjen PSLB3 meminta pada APPI, IPI dan komponen lain untuk menggerakan anggotanya guna ikut menyiapkan bahan baku daur ulang plastik dan kertas.  

Ditjen PSLB3 memberi kesempatan bicara pada saya selaku Ketua Umum APPI. Saya menjelaskan kondisi pelaku circular economy aras bawah; pemulung, pengepul dan pencacah plastik kondisinya sedang buruk, daya beli lemah akibat harga-harga pungutan sampah domestik turun draktis sejak 2019/2020. APPI, KPNas, YPLHPI dan networking-nya melakukan studi dan hasilnya telah disampaikan kepada Menteri LH ketika berkunjung ke TPST Bantargebang dan sejumlah pihak.

Selanjutnya, untuk mengakhiri impor sampah maka kita perlu mengetahui data, berapa besar kuantitas kekurangan bahan baku plastik dan kertas? Kemudian berapa besar kemampuan kita mampu menyediakan kekurangannya. Kita butuh data riil. 

Peran pemulung sangat penting dalam pengumpulan bahan baku tersebut. Pemulung bagian dari rantai pasok daur ulang dan berada pada rantai paling dasar ekonomi persampahan. Jika terjadi gejolak, pemulung yang paling terdampak, bahkan hak asasinya terlindas. Ketika harga normal, posisi pemulung cukup kuat. Ketika harga jatuh 50-60% makan daya belinya runtuh, “dunia seakan kiamat”. Contoh, harga sampah gabrugan/campuran kini cuma 700 rupiah/kg saat normal mencapai 1.400 rupiah/kg.

Kemampuan pemulung mengais sampah sekitar 70 sampai 100 Kg, maksimal 150 Kg sehari. Setelah dipilah diperkirakan 25 Kg merupakan sampah plastik. Pemulung mampu mengumpulkan plastik sekitar 25 Kg sehari. Jika mempunyai 5.000 pemulung x 25 Kg = 125.000 Kg sehari. Jika punya 10.000 pemulung akan mendapatkan lebih besar lagi. 

Penurunan harga Januari-Agustus 2023 merupakan paling parah sepajang sejarah kurun waktu lima tahun belakangan. Sekarang harga kertas kardos cuma 1.000 rupiah/kg, dulu ketika harga normal 3.200 rupiah/kg pada tingkat pemulung. Duplek 300 rupiah/kg, dulu 700 rupiah/kg. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.