Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis
Cadangan Beras | Serapan Hasil Panen Petani Tak Optimal

Kemandirian Pangan Hadapi Kendala

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Mengacu data BPS, prognosa luas panen padi 2022 sebesar 10,54 juta hektare dengan produktivitas 5,25 ton/ hektare dan produksinya mencapai 55,36 juta ton gabah kering giling (GKG), setara 31,90 juta ton beras. Dengan besarnya konsumsi nasional 30,20 juta ton, maka terjadi surplus 1,70 juta ton.

Hasil survei stok beras (SCBN BPS) mencatat stok beras cukup aman, di mana stok beras pada April 2022 sebanyak 10,15 juta ton. Produksi beras pada Januari-Juni 2022 sebesar 18,54 juta ton dan prognosa produksi beras Juli-Desember 2022 sebesar 13,36 juta ton.

Baca Juga :
Harga Beras Turun

Mewakili petani, Muhammad Qomarunnajmi keberatan dengan langkah pemerintah yang memilih impor beras, sementara laporan petani dari daerah daerah produksi surplus sesuai dengan data BPS. "Data Kementan itu sama dengan laporan teman teman SPI di daerah," ungkap Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Agroekologi Serikat Petani Indonesia (SPI) itu pada Koran Jakarta, Minggu (18/12).

Kehilangan Stok

Anggota Komisi IV DPR RI, Suhardi Duka, secara blak-blakan menjelaskan mekanisme pengadaan beras di Bulog sebagai penyebab penggilingan lebih memilih menjual berasnya ke pasar. Hal itu mengakibatkan Bulog kehilangan stok dari mitra. Karena itu, dia berharap Bulog dapat memperbaiki dan dan mengevaluasi terkait mekanisme tersebut.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Muchamad Ismail
Penulis : Fredrikus Wolgabrink Sabini

Komentar

Komentar
()

Top