Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis
Dermatitis Atopik

Kelainan Kulit Bayi yang Memicu Asma

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Menurut American Academy of Dermatology, 1 dari 5 anak berisiko terkena dermatitis atopik. Penyebabnya belum diketahui secara pasti, namun diperkirakan berasal dari faktor keturunan, sistem imun yang rendah dan pada umumnya lebih sering terjadi di daerah perkotaan dengan iklim kelembaban yang rendah. Bayi yang mengalami dermatitis atopik memiliki risiko lebih tinggi terkena asma dan gangguan kardiovaskular saat dewasa.

Bahkan, 50 sampai 70 persen bayi dengan dermatitis atopik berisiko terkena asma selama masa pertumbuhannya. Dermatitis atopik dapat ditangani dengan cara mengidentifikasi pemicu dan menghindarinya dengan menerapkan perawatan kulit yang tepat.

"Kulit yang dermatitis atopik ini bisa genetik dan dapat muncul hilang tergantung daya tahan tubuhnya, yang pasti cari pemicunya," ujar Mohamad Nurhadi, Brand Manager Mustela Indonesia. gma/R-1

Perhatikan Saran Ahli

Dermatitis Atopik atau eksim atopik adalah penyakit yang merupakan kelainan kulit tersering pada anak terutama pada bayi. Bayi dan anak yang mengalami penyakit ini umumnya memiliki keluhan dan gejala kulit kering, kemerahan, bersisik, dan gatal pada satu atau beberapa tempat di wajah, leher, lipatan siku atau lutut, pergelangan kaki yang hilang timbul dan berlangsung lama atau kronik.

Penyakit ini dikarenakan oleh genetik yaitu adanya bakat dari orang tua yang mengalami eksim atopik, imunologik di mana sistem kekebalan tubuh anak menjadi lebih sensitif, dan faktor lingkungan yang mengakibatkan perlindungan kulit anak menjadi kurang seperti pada beberapa kasus ada anak yang merasa gatal karena keringatnya sendiri.
Halaman Selanjutnya....

Komentar

Komentar
()

Top