Kebakaran Hutan di LA Hanguskan Perumahan Elite di California
📅 Kamis, 09 Jan 2025, 11:14 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AP
LOS ANGELES - Setidaknya lima orang tewas dalam kebakaran hutan yang berkobar di sekitar Los Angeles, kata para pejabat hari Rabu (8/1). Petugas pemadam kebakaran kewalahan mengatasi kecepatan dan keganasan kobaran api.
Hingga 1.500 bangunan terbakar di sekitar kota terbesar kedua di Amerika, memaksa lebih dari 100.000 orang meninggalkan rumah mereka.
Angin kencang menghantam bola api yang melontarkan bola-bola api dari rumah ke rumah di kawasan elite Pacific Palisades, membakar sebagian besar properti paling diminati di California yang menjadi favorit para selebritas Hollywood.
Pada Rabu malam, kebakaran baru terjadi di Hollywood Hills, beberapa ratus meter dari Hollywood Boulevard yang terkenal, memicu perintah evakuasi untuk ibu kota hiburan dunia tersebut.
Kepala Pemadam Kebakaran Daerah Los Angeles Anthony Marrone mengatakan, regu pemadam kebakaran kewalahan menghadapi skala dan kecepatan bencana yang terjadi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami berusaha sebaik mungkin. Namun, kami tidak memiliki cukup personel pemadam kebakaran di LA County di semua departemen untuk menangani hal ini," katanya.
Kebakaran yang berkobar di Pacific Palisades telah menghanguskan sekitar 16.000 hektare hingga Rabu sore, menghanguskan 1.000 rumah dan bisnis.
Kebakaran terpisah seluas 10.600 hektare terjadi di sekitar Altadena, sebelah utara kota, tempat api melahap jalan-jalan pinggiran kota.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sheriff Daerah Los Angeles, Robert Luna, mengatakan lima orang diketahui tewas, dan dikhawatirkan masih ada korban jiwa lainnya.
"Ingat, ini masih situasi yang sangat tidak menentu, tidak ada upaya untuk mengendalikan kebakaran ini. Saya sungguh berdoa agar kita tidak menemukan kebakaran lagi, tetapi saya rasa itu tidak akan terjadi," katanya.
Hidran Kering
Kepala pemadam kebakaran Pasadena, Chad Augustin, mengatakan hingga 500 bangunan musnah akibat kebakaran tersebut.
Ia memuji keberanian responden pertama yang telah menyelamatkan nyawa.
"Jumlah kematian kita hari ini akan jauh lebih tinggi tanpa tindakan heroik mereka," kata Augustin kepada wartawan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!