Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Perang Golok TNI AL: Siluman Pemotong Gelombang, Cepat, dan Stabil Berondong Tembakan Rudal

24 Minggu, 22 Agu 2021, 14:23 WIB | Oleh:
Kapal Perang Golok TNI AL: Siluman Pemotong Gelombang, Cepat, dan Stabil Berondong Tembakan Rudal Kapal Perang Golok TNI AL: Siluman Pemotong Gelombang, Cepat, dan Stabil Berondong Tembakan Rudal Doc: Istimewa
Ket. Penampakan KRI Golok.

BANYUWANGI - TNI AL akan memiliki kapal perang baru. Namanya KRI Golok 688. Kapal ini dibuat di Banyuwangi.

Bukan sembarang kapal, KRI Golok merupakan jenis Kapal Rudal Cepat (KRC) yang menggunakan desain trimaran (tiga lunas) "Tindik Gelombang" modern. Desain itu memungkinkan kapal untuk memotong gelombang daripada naik dan melewatinya, dan balok yang meningkat memberikan stabilitas yang melekat.

Kombinasi fitur ini mengurangi pitching dan rolling, menciptakan platform senjata yang stabil, dan memungkinkan kapal untuk mempertahankan kecepatan rata-rata yang lebih tinggi dengan nyaman dan aman dalam kondisi buruk.

"KRC memiliki karakteristik desain 'siluman' dan menggabungkan fitur yang meminimalkan deteksi dengan mengurangi tanda tangan radar, infra-merah, akustik, dan magnetik," demikian terang PT Lundin Industry Invest selaku pembuat di web resminya.

Sifat siluman lebih ditingkatkan karena tidak ada busur sudut terbalik untuk memantulkan sinyal radar, seperti yang terlihat pada bentuk lambung konvensional. Persenjataan, termasuk rudal dan meriam angkatan laut, dan kapal RHIB berkecepatan tinggi 11 m, disembunyikan atau dibentuk secara diam-diam untuk menyatu dengan profil suprastruktur.

Dek lebar di KRC Trimaran 63 m juga menjadikannya platform yang ideal untuk membawa helikopter, yang memperluas jangkauan patroli dan kemampuan kapal yang efektif.

Tentang pemberian nama KRI Golok, KSAL Laksamana Yudo Margono mengakatakan makna filosofis dari pemberian nama kapal ini adalah hendaknya KRI Golok-688 dapat digunakan untuk melaksanakan setiap tugas operasi yang diberikan, baik Operasi Militer untuk Perang (OMP), maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

"Dengan kecepatan yang tinggi dan daya hancurnya yang besar kapal ini diharapkan akan mampu melaksanakan taktik kapal cepat rudal yaitu hit and run," kata KSAL.

Dengan segala kelebihan kapal, lanjut dia, KRI Golok akan ditempatkan di wilayah yang rawan strategis untuk menjaga wilayah Indonesia.

"Akan kami tempatkan dan operasionalkan di wilayah yang rawan strategis. Rencananya bisa di wilayah perbatasan Natuna dan Ambalat," kata KSAL saat launching KRI Golok di Banyuwangi, Sabtu (21/8).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage

NASA: El Nino 2026 Mirip Peristiwa 1997

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
NASA: El Nino 2026 Mirip Pe...
Megapolitan
Jalan Muchtar Tabrani Bekas...
Megapolitan
Pemkot Bekasi Atasi Genanga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.