Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indeks Harga Pangan Dunia Terus Merosot Dalam Enam Bulan

📅 Senin, 10 Okt 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Indeks Harga Pangan Dunia Terus Merosot Dalam Enam Bulan Doc: Sumber: FAO - KORAN JAKARTA/ONES

» Cuaca buruk terus membatasi prospek hasil di negara-negara produsen utama.

» Konsumsi sereal dunia pada 2022/2023 diperkirakan melampaui produksi.

ROMA - Badan Pangan Dunia, Food and Agriculture Organization (FAO) mencatat indeks harga pangan dunia terus merosot selama enam bulan berturut-turut hingga September lalu yang mencapai titik terendah sepanjang masa. Merosotnya indeks tersebut selain karena dipicu invasi Russia ke Ukraina, juga karena kekhawatiran akan cuaca buruk yang melanda beberapa negara produsen.

FAO pada pekan lalu menyebutkan indeks harga yang melacak komoditas pangan paling banyak diperdagangkan secara global, rata-rata 136,3 poin pada posisi September 2022 atau turun dibanding posisi Agustus 137,9.

Sejak Maret 2022, indeks harga pangan dunia telah jatuh dari posisi saat itu 159,7. Penurunan terakhir didorong oleh penurunan harga minyak nabati sebesar 6,6 persen bulan ke bulan, sedangkan peningkatan pasokan dan harga minyak mentah kontribusinya lebih rendah terhadap penurunan indeks.

Harga gula, susu, dan daging semuanya turun kurang dari satu persen, mengurangi tekanan inflasi.

Sebaliknya, indeks harga sereal FAO naik 1,5 persen bulan ke bulan pada September, dengan harga gandum naik 2,2 persen karena kekhawatiran atas kondisi panen kering di Argentina dan Amerika Serikat (AS), sementara ekspor Uni Eropa menguat dan meningkatnya ketidakpastian atas akses ke pelabuhan Laut Hitam Ukraina setelah November.

Sementara itu, harga beras melonjak 2,2 persen, sebagian karena kekhawatiran atas dampak banjir besar baru-baru ini di Pakistan.

Dalam perkiraan pasokan dan permintaan sereal yang terpisah, FAO menurunkan perkiraannya untuk produksi sereal global pada tahun 2022 menjadi 2,768 miliar ton dari sebelumnya 2,774 miliar ton. Jumlah tersebut, 1,7 persen di bawah perkiraan produksi untuk 2021.

"Perkiraan produksi biji-bijian kasar global yang lebih rendah merupakan bagian terbesar dari pengurangan keseluruhan bulan ini, karena cuaca buruk terus membatasi prospek hasil di negara-negara produsen utama," kata FAO seperti dikutip dari Antara.

Melampaui Produksi

Konsumsi sereal dunia pada tahun 2022/2023 diperkirakan akan melampaui produksi sebesar 2,784 miliar ton, yang menyebabkan proyeksi penurunan stok global sebesar 1,6 persen dibandingkan dengan tahun 2021/2022 menjadi 848 juta ton.

Kondisi tersebut akan mewakili rasio stok terhadap penggunaan 29,7 persen atau turun dari 31,0 persen pada 2021/2022 tetapi masih relatif tinggi secara historis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Pelatihan fotografi produk UMKM

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Pelatihan fotografi produk ...

Festival Olahraga Rakyat Jakarta 2026

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Festival Olahraga Rakyat Ja...
Ekonomi
Banpres rehabilitasi usaha ...
Daerah
Ritual fangsheng komunitas ...
Daerah
Target ekspor industri mebe...

Final Kejurnas GTX Motocross 2026

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Olahraga
Final Kejurnas GTX Motocros...
Daerah
Disbudpar: Pemkab Siapkan R...
Megapolitan
Polisi Tangkap Pria DA, Did...
Megapolitan
Pria 42 Tahun Diduga Curi M...

Tradisi Hekente di Wakatobi

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Tradisi Hekente di Wakatobi
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.