Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Diet Dash Bantu Menjaga Daya Ingat saat Hari Tua

Foto : Istimewa

Ilustrasi

A   A   A   Pengaturan Font

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa memilih makanan yang baik untuk jantung juga dapat memiliki manfaat untuk kesehatan otak. Penelitian ini mengamati seberapa dekat lebih dari 5.000 wanita paruh baya mengikuti pola makan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), yang kaya akan buah-buahan, sayuran, dan protein tanpa lemak, serta membatasi alkohol, garam, gula, dan daging berlemak. Para peneliti menemukan bahwa wanita yang paling patuh pada diet DASH memiliki kemungkinan 17 persen lebih kecil untuk mengalami masalah memori di usia tua.

"Banyak nutrisi penting yang berlimpah dalam sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan otak," kata penulis studi senior Yu Chen, PhD, MPH, seorang profesor kesehatan populasi di New York University Grossman School of Medicine, dikutip dari Everyday Health, Rabu (25/10).

Pada awal penelitian, ketika partisipan berusia rata-rata 46 tahun, mereka semua mengisi kuesioner diet yang dinilai berdasarkan skala 40 poin dengan skor yang lebih tinggi menunjukkan kepatuhan yang lebih besar terhadap diet DASH. Beberapa dekade kemudian, ketika partisipan berusia rata-rata 79 tahun, mereka mengisi kuesioner fungsi kognitif.

Penilaian kognitif ini berfokus pada keterampilan yang berkaitan dengan memori: mampu mengingat kejadian-kejadian terkini, mengingat daftar pendek, mengikuti instruksi lisan, mengikuti percakapan dalam kelompok, dan kemampuan untuk menavigasi jalan-jalan yang sudah dikenal.

Orang yang paling dekat mengikuti diet DASH secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk melaporkan tantangan dengan lebih dari satu keterampilan yang berkaitan dengan memori ini, menurut hasil yang diterbitkan dalam jurnal Alzheimer dan Demensia.
Halaman Selanjutnya....


Editor : Fiter Bagus
Penulis : Rivaldi Dani Rahmadi

Komentar

Komentar
()

Top