Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis
BULLS & BEARS

Dibayangi "Profit Taking"

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi berada di zona merah usai libur panjang memperingati Hari Raya Nyepi. Selain sentimen global, pergerakan IHSG dibayangi aksi ambil untung.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Rabu (13/3), rawan terkoreksi dengan uji support resistence sebesar 7.328 dan 7.420. Menurutnya, sentimen penggeraknya dipengaruhi profit taking dan pergerakan bursa global.

Baca Juga :
IHSG Rawan Terkoreksi

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/3) sore, ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG ditutup menguat 7,95 poin atau 0,11 persen ke posisi 7.381,91, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,78 poin atau 0,38 persen ke posisi 1.000,34.

"Tetap tinggi nya cadangan devisa (cadev) menjadi pelindung ekonomi Indonesia di tengah volatilitas global," ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih di Jakarta, Jumat pekan lalu.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadev)l pada Februari 2024 sebesar 144 miliar dollar AS atau turun dari bulan sebelumnya sebesar 145,1 miliar dollar AS, atau setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, sekaligus di atas kecukupan standar internasional, yaitu 3 bulan impor.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Muchamad Ismail
Penulis : Muchamad Ismail, Antara

Komentar

Komentar
()

Top