Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Daur Ulang dalam Konstruksi dapat Mengurangi 60% Emisi Industri

Foto : istimewa

Para pembangun di London juga semakin tertarik pada pembangunan yang lebih ramah lingkungan, seiring dengan semakin banyaknya klien yang berupaya meningkatkan kredensial ESG mereka.

A   A   A   Pengaturan Font

LONDON - Saat menghitung jejak lingkungan, masyarakat biasanya mempertimbangkan konsumsi makanan, penerbangan, dan bahan bakar untuk memanaskan atau menjalankan mobil. Namun kontributor utama emisi karbon dan produksi limbah sering kali terlupakan, yaitu pembangunan gedung, yang bertanggung jawab atas 11 persen emisi karbon terkait energi secara global.

Menurut sebuah laporan yang dirilis pada Kamis (26/10), dengan menggunakan kembali dan mendaur ulang bahan-bahan bangunan seperti baja, kaca, batu, dan kayu, jumlah tersebut dapat dikurangi hingga hampir 60 persen.

Dikutip dari The Straits Times, laporan berjudul Closing the Circle dan dirilis oleh perusahaan konstruksi Mace Group tersebut, mengatakan London dapat menjadi sarang "sirkularitas" dalam bangunan mengingat pengembang, penyewa, dan otoritas perencanaan di ibu kota semuanya menginginkan keberlanjutan yang lebih baik.

Dorongan dari pihak berwenang untuk mengurangi limbah telah meningkat sejakApril, ketika undang-undang memaksa tuan tanah komersial untuk memenuhi standar efisiensi energi minimum untuk menyewakan properti.

Pada Juli, pemerintah Inggris memveto rencana Marks and Spencer untuk menghancurkan dan membangun kembali toko utamanya di Oxford Street, London, dengan menyatakan dampak karbon merupakan salah satu faktor dalam keputusan tersebut.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Selocahyo Basoeki Utomo S

Komentar

Komentar
()

Top