Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Pengelolaan Anggaran | Hampir 30 Persen Belanja APBN Berasal dari Transfer ke Daerah

Daerah Perlu Bantu Akselerasi Fiskal

Foto : (ANTARA/Citro Atmoko)

Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro memberikan keterangan kepada awak media di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu.

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Pemerintah perlu memacu kebijakan fiskal guna menjaga pertumbuhan ekonomi domestik di tengah ketidakpastian ekonomi global. Karena itu, diperlukan peran pemerintah daerah (pemda).

Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Andry Asmoro, menilai akselerasi fiskal bukan hanya merupakan kewajiban pemerintah pusat, melainkan juga pemda.

Baca Juga :
Pembiayaan UMKM

"Jangan lupa, akselerasi fiskal bukan cuma milik pemerintah pusat, tapi juga milik pemerintah daerah. Hampir 30 persen dari APBN pemerintah itu larinya selalu transfer to region (transfer ke daerah)," ujar Andry dalam diskusi dengan awak media di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (9/9).

Kementerian Keuangan mencatat belanja negara telah mencapai 1.461,2 triliun rupiah hingga Juli 2023 atau setara 47,73 persen dari total pos belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023. Realisasi tersebut terdiri atas Belanja Pemerintah Pusat (BPP) serta transfer ke daerah (TKD).

Untuk BPP, Kementerian Keuangan mencatat realisasi sebesar 1.020,35 triliun rupiah. Adapun untuk realisasi TKD nilainya mencapai 440,89 triliun rupiah.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Muchamad Ismail
Penulis : Muchamad Ismail, Antara

Komentar

Komentar
()

Top