Jumat, 28 Feb 2025, 16:46 WIB

Cegah Tawuran, Jaktim Bangun Pintu Akses Jembatan di Dua Kelurahan

Pihak kepolisian menutup jembatan yang sering dijadikan akses tawuran di Jalan Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim), Selasa (28/1) dini hari.

Foto: ANTARA/Handout

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur membangun pintu akses jembatan yang menghubungkan antar dua kelurahan, yakni Cipinang Muara (Jatinegara) dan Klender (Duren Sawit) untuk mencegah kasus tawuran di wilayah itu.

"Kita lakukan peletakan batu pertama untuk pembuatan pintu akses jembatan yang menghubungkan antar dua kelurahan. Jembatan sebelumnya kerap dijadikan akses tawuran antar warga, khususnya anak-anak muda," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainnah saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Iin menyebut, jembatan tersebut akan dilengkapi pintu dengan jam operasional untuk mengantisipasi akses tawuran. Jembatan itu juga menjadi simbol perdamaian antar warga di dua kelurahan tersebut.

Hal itu ditandai dengan deklarasi damai warga Kelurahan Cipinang Muara dan Klender, di lapangan bulu tangkis RT 008 RW 08, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Rabu (26/2).

"Ini adalah kesepakatan bersama dari warga masyarakat dan saya juga bersama ibu-ibu warga di sini, agar jembatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kita sama-sama bersinergi, kita rukunkan antar warg. Jadi, jembatan ini adalah jembatan perdamaian, khususnya di Kelurahan Klender RW 01, RW 02, RW 03, RW 04 dan Kelurahan Cipinang Muara RW 008, RW 011, dan RW 015," paparnya.

Dia berharap jembatan itu menjadi sejarah dan bukti pernah terjadinya deklarasi damai demi terwujudnya lingkungan yang aman, damai, dan nyaman.

Sebelumnya, Kepolisian Polres Metro Jakarta Timur menutup jembatan yang kerap dijadikan akses jalan bagi para pelaku tawuran di Jalan Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur.

Kebijakan ini diambil untuk menindaklanjuti aksi tawuran menggunakan senjata tajam yang sering terjadi di perbatasan antara wilayah Duren Sawit dan Jatinegara pada Senin (27/1) sore.

"Jadi, ini sebagai salah satu bentuk pencegahan supaya tawuran ini tidak terulang kembali. Sementara kita tutup dulu akses jembatan yang biasa digunakan saat tawuran," kata Kabag Ops Polres Metro Jakarta Timur AKBP Rachmat Eko kepada wartawan di Jakarta, Selasa (28/1).

Redaktur: -

Penulis: Alfred, Antara

Tag Terkait:

Bagikan: