Cegah Anxiety Disorder dengan Lakukan Tips dari IDI DKI Jakarta
📅 Selasa, 07 Jan 2025, 16:25 WIB | Oleh: Redaktur_iklan
Doc: m.vichakorn dari Freepik
Gangguan kecemasan, atau yang lebih dikenal dengan istilah anxiety disorder, merupakan kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan kecemasan dan ketakutan yang berlebihan. Penderitanya sering merasa khawatir atau cemas terhadap hal-hal yang mungkin tidak seharusnya menimbulkan rasa takut, dan kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari mereka. Gangguan kecemasan ini bisa muncul dalam berbagai bentuk, seperti kecemasan sosial, kecemasan berlebih terhadap masa depan, atau bahkan serangan panik yang datang tanpa peringatan.
Dilansir dari IDI DKI Jakarta idijakarta.org, di Indonesia, gangguan kecemasan menjadi salah satu gangguan mental yang paling umum dialami, terutama di kalangan remaja berusia 10 hingga 17 tahun. Berdasarkan data yang ada, prevalensi gangguan kecemasan di kalangan remaja Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 3,7%. Angka ini menunjukkan bahwa banyak remaja yang menghadapi tantangan kesehatan mental ini, yang dapat memengaruhi kehidupan mereka baik di sekolah, dalam hubungan sosial, maupun dalam perkembangan diri mereka.
Berikut adalah penyebab beserta pengobatan dari IDI DKI Jakarta idijakarta.org
1. Faktor genetik atau riwayat keluarga
Faktor genetik atau riwayat keluarga dapat menjadi penyebab gangguan kecemasan secara berlebihan. Selain itu, ada bukti bahwa gangguan kecemasan dapat diwariskan dalam keluarga, meningkatkan kemungkinan seseorang juga mengalaminya.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Faktor lingkungan
Lingkungan juga faktor terpenting. Mengalami situasi yang menyebabkan kecemasan berlebihan, seperti kekerasan dalam rumah tangga atau kehilangan orang yang dicintai, dapat menyebabkan kecemasan berlebihan.
3. Adanya riwayat trauma secara mendalam
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengalaman traumatis, seperti kecelakaan, pelecehan fisik atau seksual, atau kejadian lainnya, dapat menyebabkan gangguan kecemasan. Seseorang yang mengalami trauma cenderung mengalami tingkat kecemasan yang lebih tinggi.
4. Faktor perubahan gaya hidup
Jenis aktivitas, minat, dan pendapat seseorang disebut gaya hidup. Stres dan risiko gangguan kecemasan berlebihan dapat meningkat sebagai akibat dari perubahan besar dalam hidup, seperti pernikahan, perceraian, atau kehilangan pekerjaan.
5. Kepribadian dan karakteristik psikologis
Seseorang dengan kepribadian yang cenderung pemalu atau memiliki riwayat stres tinggi mungkin lebih rentan terhadap gangguan kecemasan
Apa saja obat yang direkomendasikan untuk mengobati anxiety disorder?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!