Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bogor Terus Perbaiki Layanan Masyarakat

📅 Senin, 16 Des 2024, 03:20 WIB | Oleh:
Bogor Terus Perbaiki Layanan Masyarakat Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika di Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

TANGERANG – Sesuai dengan perkembangan zaman, maka digitalisasi desa akan menjadi pilar utama pembangunan Kabupaten Bogor, setidaknya dalam dua dekade mendatang.

“Maka, saya mengajak seluruh aparatur sipil negara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa untuk mendukung program digitalisasi desa demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern,” tandas Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, di Cibinong, Sabtu (14/12).

Ajat menilai, perkembangan teknologi telah memperpendek jarak komunikasi dan menuntut perubahan kultur kerja di lingkungan pemerintahan. “Kita harus yakin untuk membangun struktur yang mengubah kultur,” kata Ajat.

Meski menyadari adanya penilaian negatif masyarakat terkait pelayanan publik, Ajat menyebut banyak prestasi ASN Kabupaten Bogor yang kurang mendapat sorotan publik. “Mungkin kurang terekspose, tapi kami terus mengelola keluhan dan aspirasi masyarakat untuk perbaikan layanan,” ujarnya.

Ajat menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kompetensi ASN agar mampu menghadapi tantangan digitalisasi. Dia memperingatkan bahwa ASN yang tidak mau beradaptasi akan tertinggal. Siapa pun yang tidak ikut pola perubahan ini akan menjadi rongsokan.

Digitalisasi desa, menurut dia, bukan sekadar transformasi teknologi, tetapi juga langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pembangunan.

Juga memastikan setiap anggaran digunakan secara tepat sasaran. “Kita harus memperbaiki kualitas data. Sebab kita bekerja berdasarkan big data yang terintegrasi. Data ini akan menjadi acuan setiap pengambilan keputusan,” jelasnya.

Rumah “Ceting”

Program lain Pemkab Bogor terus mencegah kemunculan bocah stunting. Untuk itu, pemkab melanjutkan Program Rumah Cegah Stunting (Ceting) di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Sabtu. Sebelumnya sudah ada rumah Ceting di kecamatan Tamansari dan Sukamakmur.

Peresmian Rumah Ceting di Leuwiliang dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan seperti Gerakan Pangan Murah Keliling (GPM), pemberian bantuan Penanganan Daerah Rawan Pangan (PDRP), serta penanganan kemiskinan ekstrem.

Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri saat meresmikan Rumah Ceting mengutarakan, Pemkab Bogor sedang memperbanyak rumah ini sebagai upaya menekan tingginya angka stunting. “Di rumah cering, ibu-ibu hamil diberi makanan bergizi selama 30 hari,” jelasnya.

Di rumah ceting, mereka diberikan makanan bergizi tiga hari sekali. Petugas terus memantau berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala anak stunting.

“Kami ingin menunjukkan bahwa melalui Rumah Ceting, pemberian makanan bergizi dapat berdampak langsung pada tumbuh kembang anak sesuai dengan standar. Anak-anak ini diharapkan tumbuh lebih sehat secara fisik ­maupun mental,” ucap Bachril.

Berdasarkan hitungan Survei Status Gizi Indonesia, stunting Kabupaten Bogor masih 27,4 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.