Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BKKBN Pasok Data Pengentasan 'Stunting'

📅 Rabu, 29 Nov 2023, 03:20 WIB | Oleh:
BKKBN Pasok Data Pengentasan 'Stunting' Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
Ket. Ilustrasi-Seorang bidan desa sedang mengukur tinggi anak sebagai salah satu upaya untuk memetakan keluarga berisiko stunting di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (16/7).

JAKARTA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memasok data yang lengkap, akurat, dan terbarui (up to date) guna mengatasi stunting, kemiskinan ekstrem, serta permasalahan sosial ekonomi lainnya. Dari hasil Pemutakhiran Pendataan Keluarga tahun 2023, jumlah jumlah entitas keluarga yang tercatat di seluruh Indonesia pada 2023 sebanyak 72.516.889 Kepala Keluarga.

"Data bukan segala-galanya, tetapi tanpa data kita tidak bisa apa-apa," ujar Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo, saat memberikan sambutan pada Forum Data Keluarga Nasional, di Jakarta, Selasa (28/11).

Dia menambahkan, pada 1 September 2023 hingga 31 Oktober 2023, BKKBN melaksanakan verifikasi dan validasi data keluarga berisiko stunting. Jumlah keluarga berisiko stunting tahun 2023 semester pertama sebanyak 13.123.4182 dan semester kedua berjumlah 11.349.212 keluarga.

"BKKBN menemukan jumlah keluarga berisiko stunting di Indonesia pada semester pertama dan kedua tahun 2023 menurun sebesar 1,77 juta keluarga," jelasnya.

Progres Positif

Hasto mengungkapkan, memasuki bonus demografi terutama tahun 2030, Indonesia harus bisa meningkatkan kualitas SDM.

Menurutnya, Pendataan Keluarga ini harus dipakai menjadi data yang hidup untuk kemudian bisa membuat perencanaan, termasuk pemberian intervensi.

Dia menambahkan, dari hasil pemutakhiran PK 2023 ini, indikator kinerja utama BKKBN tahun 2023 menunjukkan progres yang positif. Meskipun terdapat beberapa indikator yang masih harus dikejar, prevalensi pemakaian kontrasepsi modern sekarang mencapai 60,4 persen.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, menyebut pemutakhiran data ini menjadi salah satu kunci suksesnya program percepatan penurunan stunting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.