Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Berencana Larang Perangkat Lunak Tiongkok pada Kendaraan Otonom

📅 Senin, 05 Agu 2024, 11:39 WIB | Oleh:
AS Berencana Larang Perangkat Lunak Tiongkok pada Kendaraan Otonom Doc: Axios/Lyft
Ket. Mobil Ford Escape dilengkapi dengan teknologi otonom Argo AI yang tersedia di jaringan Lyft.

JAKARTA - Departemen Perdagangan AS diperkirakan akan mengusulkan pelarangan perangkat lunak Tiongkok pada kendaraan otonom dan kendaraan terhubung (connected vehicles) dalam beberapa minggu mendatang, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Mengutip Nasdaq, aturan yang diusulkan pemerintahan Biden itu akan melarang penggunaan perangkat lunak Tiongkok pada kendaraan dengan otomatisasi Level 3 dan di atasnya, yang secara efektif melarang pengujian kendaraan otonom yang diproduksi oleh perusahaan Tiongkok di jalan raya AS.

Proposal ini bertujuan untuk mengatasi masalah keamanan nasional yang terkait dengan integrasi teknologi komunikasi nirkabel canggih pada kendaraan.

Aturan ini mengharuskan produsen mobil dan pemasok untuk memverifikasi bahwa perangkat lunak kendaraan terhubung atau kendaraan otonom mereka tidak dikembangkan di "entitas asing yang menjadi perhatian" seperti Tiongkok.

Departemen Perdagangan AS bulan lalu mengindikasikan niatnya untuk mengeluarkan aturan tentang kendaraan terhubung pada bulan Agustus, dengan fokus pada pembatasan perangkat lunak dari Tiongkok dan negara-negara musuh lainnya.

Seorang juru bicara Departemen Perdagangan menekankan risiko keamanan nasional yang terkait dengan teknologi yang terhubung pada kendaraan. Para pemangku kepentingan industri ini akan memiliki kesempatan untuk meninjau dan mengomentari aturan yang diusulkan.

Larangan yang diusulkan menggarisbawahi fokus pemerintah AS yang lebih tinggi pada risiko keamanan nasional yang terkait dengan teknologi canggih dalam kendaraan terhubung.

Dengan mengecualikan perangkat lunak Tiongkok, AS bermaksud mengurangi potensi ancaman yang ditimbulkan oleh pengumpulan data dan kontrol sistem oleh entitas asing. Pergeseran peraturan ini dapat berdampak signifikan terhadap perusahaan Tiongkok yang beroperasi di pasar kendaraan otonom AS, yang mendorong penyesuaian industri yang lebih luas untuk mematuhi standar keamanan baru.

Tanggapan internasional terhadap aturan yang diusulkan tersebut akan menjadi krusial, karena negara-negara sekutu dan para pemimpin industri berkolaborasi untuk mengatasi masalah keamanan siber bersama.

Lanskap peraturan yang berkembang menekankan perlunya langkah-langkah keamanan yang kuat di bidang kendaraan otonom dan kendaraan terhubung yang berkembang pesat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.