Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tragedi Kapal Migran Tujuan Yaman Terbalik di Djibouti, 139 Tewas

1 Senin, 12 Okt 2026, 15:52 WIB | Oleh:
Tragedi Kapal Migran Tujuan Yaman Terbalik di Djibouti, 139 Tewas Tragedi Kapal Migran Tujuan Yaman Terbalik di Djibouti, 139 Tewas Doc: AFP/LUIS TATO

ADDIS ABABA - Sebanyak 139 migran tewas dan 84 orang lainnya hilang setelah sebuah kapal terbalik di lepas pantai Djibouti, kata Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) pada Minggu (11/10) sebagaimana warta Xinhua.

Kapal tersebut sedang dalam perjalanan dari Djibouti menuju Yaman saat terbalik pada malam hari antara Kamis (8/10) dan Jumat (9/10).

Tim IOM berada di lokasi bersama otoritas setempat untuk memberikan bantuan darurat, menurut badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut.

"Ini adalah kehilangan nyawa yang sangat memilukan. Doa kami menyertai para penyintas dan keluarga yang kehilangan orang-orang terkasih atau masih belum mendapat kabar mengenai kerabat mereka," kata Alexandre Coissac, kepala misi IOM di Djibouti. "Tragedi ini menjadi pengingat nyata akan bahaya yang dihadapi para migran di sepanjang koridor migrasi ini saat mereka berupaya mencari peluang ekonomi."

Lebih dari 80 orang selamat dari kecelakaan kapal tersebut dan seluruhnya merupakan warga negara Ethiopia, menurut badan migrasi PBB itu dalam pernyataannya yang dirilis pada Minggu (11/10). IOM menambahkan bahwa otoritas Djibouti masih melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap nasib mereka yang belum ditemukan.

Otoritas setempat juga memberikan perawatan medis bagi para penyintas dan mengatur pemakaman yang layak bagi korban yang meninggal, papar pernyataan tersebut.

Kecelakaan kapal terbaru ini merupakan satu dari sekian banyak insiden mematikan serupa yang terjadi di wilayah pesisir Laut Merah di Djibouti.

Dalam sebagian besar insiden tersebut, para migran dari Afrika Timur yang putus asa berupaya menyeberangi rute berbahaya itu dengan harapan dapat mencapai Timur Tengah melalui Yaman yang dilanda perang. Tujuan utama mereka adalah negara tetangga Yaman di utara, yaitu Arab Saudi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Olahraga
Cleveland Cavaliers Libas M...

Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemendag Dorong Mahasiswa J...
Megapolitan
BPBD Bogor: Fenomena Tanah ...
Luar Negeri
AS Pilih Pakistan untuk Men...

Badan Geologi: Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Badan Geologi: Gunung Anak ...
Advertisement
Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.