Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inovasi Warga Jaksel Bersaing di Lomba Pilah Sampah Heroes

5 Kamis, 05 Nov 2026, 16:33 WIB | Oleh:
Inovasi Warga Jaksel Bersaing di Lomba Pilah Sampah Heroes Inovasi Warga Jaksel Bersaing di Lomba Pilah Sampah Heroes Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Anak kecil menyetorkan sampah ke petugas kompos keliling di RT 11/RW 07, Kelurahan Gandaria Utara, Jakarta Selatan, Rabu (12/8).

JAKARTA -- Lima inovasi warga penggerak pengelolaan sampah di Jakarta Selatan menjalani verifikasi lapangan (Verlap) dalam ajang Lomba Pilah Sampah Heroes tingkat Provinsi DKI Jakarta.

"Lomba yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan pada 10 November ini bertujuan melahirkan pahlawan lingkungan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat," kata Juri Teknis dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Dwi Sukarno di Jakarta, Kamis.

Dwi mengatakan nantinya, pemenang lomba akan diumumkan saat acara puncak peringatan Hari Pahlawan.

Ajang ini, kata dia, tidak sekadar mencari wilayah dengan pengelolaan sampah terbaik, tetapi juga sosok penggerak yang mampu menjadi komunikator perubahan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.

"Penilaian tidak hanya berfokus pada hasil fisik, tetapi juga keberlanjutan program dan keterlibatan masyarakat," ucapnya.

Sejumlah indikator yang dinilai, meliputi lokasi pemilahan dan pengolahan sampah, aktivitas serta partisipasi warga, produk yang dihasilkan, strategi mengajak masyarakat, hingga inovasi yang dikembangkan.

"Melalui adanya kolaborasi antara inovasi pengolahan dan partisipasi aktif warga, diharapkan ajang ini mampu mencetak figur inspiratif yang terus menggerakkan kesadaran menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan," ucapnya.

Kelima finalis tersebut yakni Tri Sugiarti dari RT 08/RW 02, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan; Imam Basori dari RT 011/RW 07, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru; Talitha Fauzia Chairunissa dari RW 07, Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama; Nadzifah dari RW 06, Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu; serta Liliana Nur Gandi dari SMAN 37 Jakarta, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet.

Mereka dinilai atas inovasi, kreativitas, serta konsistensinya menggerakkan masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah di lingkungan masing-masing.

Sementara, salah seorang finalis dari Kelurahan Gandaria Utara, Imam Basori menuturkan, inovasi pengolahan sampah berbasis teknologi menjadi solusi untuk mengatasi persoalan sampah rumah tangga sekaligus meningkatkan nilai manfaat sampah organik.

Ia memaparkan, sejumlah inovasi yang dikembangkan di antaranya Kompos Keliling dengan metode penjemputan sampah rumah tangga secara langsung dari pintu ke pintu (door-to-door).

Kemudian, Komposter Mandiri (Koma), yakni komposter berkapasitas besar untuk skala RT maupun RW, serta Smart Geprek berupa teknologi pencacah dan pemadat sampah.

"Kita punya Kompos Keliling dengan metode penjemputan sampah door-to-door skala rumah tangga. Komposter Mandiri (Koma), komposter skala besar yang diperuntukkan bagi tingkat RT maupun RW, serta Smart Geprek atau teknologi pencacah dan pemadat sampah berbasis teknologi," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Digeruduk 25 Kapal Perang, Segawat Itukah Ibu Kota

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Digeruduk 25 Kapal ...
Megapolitan
Pemkot: Capaian Investasi K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.