DKP Gorontalo: Pariwisata Pesisir Harus Berbasis Ekonomi Masyarakat
Kamis, 05 Nov 2026, 05:33 WIBGORONTALO - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo mendorong pengembangan pariwisata pesisir dengan melibatkan masyarakat lokal, sebagai bagian dari upaya memperluas peluang ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem laut.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo Aryanto Husain di Gorontalo, Rabu (4/11), mengatakan pembangunan kawasan wisata pesisir perlu mengedepankan keterlibatan masyarakat melalui pendekatan pengelolaan bersama atau co-management.
Menurut dia, pengembangan pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan kajian teknis pemerintah, tetapi juga harus mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi, lingkungan, serta kebutuhan masyarakat yang telah lama menggantungkan hidup di kawasan tersebut.
"Ketika ada pembukaan wisata baru, bagaimana caranya bisa co-management dengan masyarakat setempat sehingga mereka bisa ikut terlibat," katanya.
Ia menjelaskan, keterlibatan masyarakat penting karena pengembangan objek wisata di Gorontalo pada umumnya bertumpu pada potensi dan partisipasi masyarakat lokal.
Pengembangan tersebut dapat membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus mengangkat identitas dan kearifan lokal sebagai daya tarik wisata.
Aryanto mengatakan masyarakat pesisir tidak semestinya hanya menjadi penonton dalam pembangunan pariwisata, tetapi perlu mendapatkan ruang untuk berpartisipasi dan menikmati manfaat ekonomi yang dihasilkan.
"Manfaatnya juga akan ke mereka, misalnya terbukanya lapangan kerja, ada identitas lokal yang bisa menjadi atraksi," ujarnya.
Ia menambahkan, kajian pembangunan perlu diperkuat dengan pengenalan terhadap kondisi masyarakat di tingkat akar rumput, termasuk hak-hak wilayah dan kearifan lokal yang selama ini dipraktikkan.
Dengan demikian, pengembangan pariwisata dapat diterima secara sosial sekaligus layak dari sisi lingkungan dan ekonomi.
- Ekosistem Laut
- DKP Gorontalo
- Pariwisata Pesisir
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Wamenaker Afriansyah Noor: Job Fair Jadi Strategi Perluas Kesempatan Kerja di Indonesia.
-
Bayangan Kesuksesan Orang Lain di Medsos Bisa Meruntuhkan Kepercayaan Diri
-
Lima Dokumen Strategis Diluncurkan untuk Perkuat Pengelolaan Ekosistem Darat dan Laut
-
Krisis Sampah Makin Pelik, 75 Persen Belum Tertangani
-
Di Forum WEF, Presiden Prabowo Sebut Program CKG Hemat Miliaran Dollar AS lewat Peningkatan Produktivitas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.