Banjir Aceh Selatan, Pemkab Pastikan 205 Pengungsi Terpenuhi Kebutuhan Dasarnya
Kamis, 05 Nov 2026, 01:30 WIBBanda Aceh - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan menjamin pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi banjir di posko pengungsian terjamin dengan baik selama masa tanggap darurat berlangsung.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Selatan Diva Samudra Putra di Aceh Selatan, Rabu (4/11), mengatakan jajaran pemerintah daerah bergerak cepat menyalurkan berbagai bantuan logistik untuk meringankan beban warga terdampak banjir.
Pemkab Aceh Selatan menjamin kebutuhan dasar para pengungsi. Jangan sampai ada yang kesulitan mendapatkan makanan, perlengkapan sehari-hari, atau tempat istirahat yang layak," katanya.
Diva Samudra mengatakan bantuan logistik disalurkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Aceh Selatan. Selain bantuan, pemerintah daerah juga menyediakan dapur umum untuk para pengungsi di posko pengungsian Kompi Brimob di Kecamatan Trumon Tengah.
Pemerintah daerah, kata dia, terus memantau kondisi pengungsi dan memastikan kebutuhan mereka terpenuhi hingga situasi banjir kembali kondusif.
"Kami terus hadir dan memberikan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir. Keselamatan warga menjadi prioritas utama," kata Diva Samudra Putra.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti arahan petugas dan tidak kembali ke wilayah yang masih berada dalam zona rawan banjir sebelum dinyatakan aman.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan mencatat sebanyak 205 jiwa korban banjir di kawasan Trumon Raya terpaksa mengungsi setelah pemukiman mereka terendam.
Dari total 205 jiwa pengungsi tersebut, sebanyak 72 jiwa dari 18 keluarga warga Gampong Cot Bayu mengungsi di fasilitas pendidikan, rumah kerabat, hingga rumah ibadah.
Sementara itu, sebanyak 133 jiwa dari 40 keluarga asal [nama gampong lainnya] memilih mengungsi di Markas Kompi Brimob Polda Aceh, Gampong Ie Jerineh, Kecamatan Trumon Tengah.
Banjir di kawasan Trumon tersebut karena meluapnya Sungai Lae Soeraya dan Krueng Trumon, menyusul hujan dengan intensitas tinggi di wilayah tersebut.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Hati-hati Warga Cilacap, Peneliti Temukan Jejak Purba Megatsunami. Jawa Selatan Mendesak Adanya Peringatan Dini
-
Agar Museum Tak Sepi Pengunjung, Lestari Dorong Penguatan Kompetensi Pengelola
-
Sleman Perkuat Sanitasi melalui TPST dan Bank Sampah Padukuhan
-
Dukung Ilustrator Kejar Market Dunia, Ibas: Perlu Perhatian, Pengembangan, dan Perlindungan untuk Para Seniman Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.