- Home
-
- Megapolitan
-
- Kualitas Udara Tak Sehat, ...
Kualitas Udara Tak Sehat, Warga Jakarta Diminta Batasi Aktivitas Luar Ruangan
Selasa, 03 Nov 2026, 15:12 WIBJAKARTA - Kualitas udara di DKI Jakarta masuk kategori tidak sehat pada Selasa (3/11) pagi berdasarkan laporan data IQAir. Masyarakat diimbau menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk meminimalkan paparan polusi udara.
Berdasarkan data IQAir hingga pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Jakarta mencapai angka 152. Sementara itu, konsentrasi partikel halus PM2.5 tercatat sebesar 57,6 mikrogram per meter kubik.
"Sekitar 11,5 kali lebih tinggi dibandingkan pedoman tahunan kualitas udara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). PM2.5 merupakan partikel polutan berukuran 2,5 mikrometer atau lebih kecil yang dapat melayang di udara," kata IQAir pada laporannya di laman resminya, di Jakarta, Selasa.
Partikel ini, IQAir menjelaskan, antara lain berasal dari debu, asap, dan jelaga yang berpotensi masuk ke saluran pernapasan ketika terhirup. Paparan PM2.5 dalam jangka panjang, dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi orang yang memiliki penyakit jantung maupun paru-paru kronis.
"Karena ukurannya sangat kecil, partikel tersebut dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan dan berdampak terhadap kesehatan manusia. Masyarakat disarankan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah," ucap IQAir.
Selain itu, warga juga dianjurkan mengurangi kegiatan di luar ruangan. Kemudian, menutup jendela agar polutan dari luar tidak masuk ke dalam rumah, serta mengoperasikan penyaring udara jika tersedia.
Dalam pemantauan IQAir pada Selasa pagi, Jakarta menempati posisi kelima sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia. Posisi pertama ditempati Tangerang dengan indeks kualitas udara 195, disusul Palembang di angka 172.
Selanjutnya, Tangerang Selatan berada di urutan ketiga dengan indeks 169. Sementara Surabaya menempati posisi keempat dengan indeks kualitas udara 160.
Data tersebut menunjukkan, persoalan polusi udara tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga menjadi perhatian di sejumlah kota besar lainnya. Masyarakat di wilayah dengan tingkat pencemaran udara tinggi, diimbau memperhatikan kondisi kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. ils/I-1
- Kualitas Udara Jakarta
- IQAir
- polusi udara jakarta
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Nama Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Terbaik Versi Anak Muda, Apa Keunggulannya?
-
IQAir Catat Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat, Kelompok Sensitif Diminta Waspada.
-
Likuiditas Ekonomi Melimpah, Seberapa Kuat Menggerakkan Sektor Riil?
-
Sangat Menggembirakan, Kini Pelajar Telah Mampu Ciptakan Kerajinan dari Sampah
-
65 Posyandu di Kalimantan Selatan Terima Bantuan Bibit Sayuran dan Tanaman Obat.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.