Jangan Nekat Menantang Maut, PVMBG Warning Pendaki yang Terobos Radius Terlarang Gunung Api
Selasa, 03 Nov 2026, 20:22 WIBMATARAM -Â Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan para wisatawan dan pelaku industri pariwisata untuk mematuhi rekomendasi batas radius bahaya demi mencegah timbulnya korban jiwa saat beraktivitas di kawasan gunung api aktif.Â
Ketua Tim Geologi Gempa Bumi dan Tsunami PVMBG Imam Catur Priambodo mengatakan aktivitas wisata di gunung api tidak dilarang selama masyarakat dan wisatawan memperhatikan tingkat aktivitas vulkanik serta rekomendasi keselamatan.
"Gunung saat aktivitasnya meningkat, maka kami mengeluarkan rekomendasi yang harus diperhatikan oleh masyarakat," ujar dia saat ditemui di sela sosialisasi penyebarluasan informasi mitigasi bencana geologi di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (3/11).
Rekomendasi PVMBG memuat radius kawasan yang masih aman untuk didekati masyarakat dan wisatawan. Penetapan radius tersebut didasarkan pada hasil analisis dan pemetaan potensi bahaya gunung api.
Imam menegaskan rekomendasi batas kawasan tidak boleh dilanggar oleh wisatawan maupun masyarakat karena berpotensi menghadapi ancaman langsung dari aktivitas vulkanik.
Status aktivitas gunung api terdiri atas Level I Normal, Level II Waspada, Level III Siaga, dan Level IV Awas. Peningkatan aktivitas vulkanik tidak selalu diikuti kenaikan status secara otomatis karena penilaian juga mempertimbangkan potensi dampak terhadap masyarakat.
"Peningkatan status aktivitas gunung api ditentukan berdasarkan aktivitas gunungnya dan juga paparan ke masyarakat," kata Imam.
Berdasarkan catatan PVMBG setidaknya ada dua kejadian pariwisata yang memakan korban jiwa akibat beraktivitas di sekitar pusat gunung api, yakni Gunung Dukono di Maluku Utara dab Gunung Marapi di Sumatera Barat.
Peristiwa naas yang terjadi di Gunung Dukono terjadi pada 8 Mei 2026. Erupsi gunung setinggi 1.335 meter di atas permukaan laut itu menewaskan tiga pendaki, termasuk dua warga negara Singapura dan seorang warga negara Indonesia.
Para pendaki berada di kawasan berbahaya meskipun PVMBG telah merekomendasikan masyarakat dan wisatawan tidak mendekati kawah dalam radius empat kilometer.
Sementara itu, erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat pada 3 Desember 2023 menewaskan 24 pendaki. PVMBG saat itu telah merekomendasikan masyarakat dan pengunjung tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah.
"Pelaku wisata dan turis harus mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Geologi melalui PVMBG," pungkas Imam.
- pvmbg
- gunung api aktif
- imam catur priambodo
- wisata gunung api
- gunung dukono
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Traveller Terpaksa Gigit Jari, Tailan Batalkan Bebas Visa 93 Negara
-
Kebakaran Pusat Perbelanjaan Nipah Park Diduga karena Korsleting Listrik
-
Tiongkok Tetapkan Status Siaga Bencana Laut akibat Topan Champi
-
Jalan Nasional Solok–Lubuk Selasih Pulih, KemenPU Kebut Normalisasi Pascabanjir Bandang
-
Serapan Tenaga Kerja di Jabar Meningkat 4,45 Persen Sepanjang Januari-September
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.