Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Enam UMKM Binaan Telkom Raup 82 Buyer Leads di Trade Expo Indonesia 2026

3 Selasa, 03 Nov 2026, 19:00 WIB | Oleh:
Enam UMKM Binaan Telkom Raup 82 Buyer Leads di Trade Expo Indonesia 2026 Enam UMKM Binaan Telkom Raup 82 Buyer Leads di Trade Expo Indonesia 2026 Doc: Telkom
Ket. Enam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil menghimpun 82 buyer leads dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 35 prospek berasal dari calon pembeli internasional yang mewakili 18 negara di empat kawasan.

JAKARTA - Enam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil menghimpun 82 buyer leads dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 35 prospek berasal dari calon pembeli internasional yang mewakili 18 negara di empat kawasan.

Capaian tersebut diperoleh melalui partisipasi enam UMKM binaan TelkomGroup dalam pameran perdagangan internasional yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya Telkom mendukung promosi produk unggulan lokal sekaligus membuka peluang kemitraan bisnis dengan calon pembeli dari berbagai negara.

Enam UMKM yang mengikuti TEI 2026 yakni Keumamah Cutkak, Fiorellya by Dwee, Dbaloy, Rendang Oma Keenan, Zura Snack, dan IQLEEM. Produk yang mereka tampilkan mencakup sektor makanan olahan, busana muslimah, hingga manufaktur pakaian.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, mengatakan partisipasi dalam TEI merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk memperkuat kapasitas usaha dan memperluas akses pasar UMKM. Menurut dia, keberhasilan mengikuti pameran tidak hanya dilihat dari transaksi selama kegiatan, tetapi juga peluang kemitraan yang dapat ditindaklanjuti.

“Bagi Telkom, keberhasilan UMKM dalam mengikuti pameran tidak hanya diukur dari transaksi selama kegiatan, tetapi juga dari peluang kemitraan yang dapat ditindaklanjuti setelahnya. Melalui pilar ekonomi BISA Kreatif dan semangat Bersama Jadi Bisa, kami mendorong UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat kesiapan bisnis, dan membangun hubungan jangka panjang dengan calon mitra internasional. Dengan demikian, peluang yang terbentuk dapat menjadi langkah konkret menuju BISA Export,” ujar Hery.

Dalam pameran tersebut, Keumamah Cutkak memperkenalkan Sambal Tuna Aceh, sedangkan Dbaloy menghadirkan produk Bandeng Asap. Rendang Oma Keenan menawarkan olahan rendang, sementara Zura Snack membawa inovasi produk olahan sukun.

Dua peserta lainnya berasal dari sektor fesyen dan manufaktur pakaian. Fiorellya by Dwee menampilkan koleksi busana muslimah, sedangkan IQLEEM memperkenalkan produk manufaktur pakaian kepada pengunjung dan calon mitra bisnis.

Dari hasil penjajakan bisnis, Keumamah Cutkak memperoleh tiga buyer leads, termasuk pembelian sampel oleh calon pembeli dari Jepang dan Malaysia. Fiorellya by Dwee menghimpun 11 prospek dari sejumlah negara, di antaranya Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Jepang, dan India.

Sementara itu, Dbaloy mendapatkan 12 buyer leads sekaligus menjajaki peluang pengiriman produk ke lima negara, yakni Brunei Darussalam, Kuwait, Kepulauan Solomon, Malaysia, dan Jepang. Adapun Rendang Oma Keenan memperoleh tiga prospek, termasuk permintaan proposal resmi dari calon mitra di India dan Brunei Darussalam.

Zura Snack juga menghimpun tiga buyer leads, termasuk permintaan pengiriman sampel tepung sukun ke Jerman. Jumlah prospek terbanyak diperoleh IQLEEM dengan total 50 buyer leads, menjadikannya peserta dengan perolehan prospek tertinggi di antara enam UMKM binaan Telkom.

Berbagai prospek tersebut menjadi langkah awal bagi para pelaku UMKM untuk melanjutkan penjajakan bisnis setelah pameran. Melalui pendampingan berkelanjutan, termasuk dukungan Rumah BUMN Telkom, tindak lanjut terhadap calon pembeli diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperkuat kesiapan produk dan memenuhi kebutuhan pasar.

Partisipasi dalam TEI 2026 merupakan bagian dari komitmen TelkomGroup melalui pilar ekonomi BISA Kreatif untuk mendorong UMKM Indonesia mengembangkan kapasitas usaha dan memperluas akses pasar internasional. Sejalan dengan semangat Bersama Jadi Bisa, perusahaan juga mendorong kesiapan ekspor agar produk unggulan lokal memiliki peluang menjangkau pasar global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Dampak Jatuhnya Jet Pribadi...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.