Dinkes P2KB Gorontalo Tingkatkan Kompetensi Nakes untuk Perluas Skrining Kanker Serviks.
Selasa, 03 Nov 2026, 11:03 WIBDinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan (nakes) untuk memperluas skrining kanker serviks (kanker leher rahim).
Administrator Ahli Madya Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Suliyanti Otto, di Kota Gorontalo, Selasa, memberikan pendampingan teknis terkait pelaksanaan pemeriksaan HPV DNA yang dikombinasikan dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA).
"Kita mendorong peningkatan kualitas pelayanan deteksi dini kanker leher rahim melalui penguatan kapasitas tenaga kesehatan," katanya.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan On The Job Training (OJT) skrining kanker leher rahim menggunakan metode HPV DNA Co-testing IVA.
Tujuh orang tenaga kesehatan dilatih di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan Masyarakat Provinsi Gorontalo.
Kegiatan melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) ini, bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kompetensi petugas kesehatan dalam melaksanakan pemeriksaan skrining kanker leher rahim sesuai standar pelayanan.
Suliyanti mengatakan peningkatan kapasitas petugas kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam memperluas jangkauan skrining, sekaligus memastikan kualitas pemeriksaan kanker leher rahim di fasilitas pelayanan kesehatan.
âDeteksi dini kanker leher rahim harus menjadi perhatian bersama," katanya.
Petugas kesehatan perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai agar pelayanan skrining dapat dilaksanakan secara tepat dan berkualitas.
Ia berharap tujuh petugas tersebut dapat menerapkan kompetensi yang diperoleh, serta berkontribusi meningkatkan cakupan skrining di wilayah kerja masing-masing.
Menurutnya, perluasan skrining memerlukan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dan peningkatan kesadaran perempuan, untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan secara berkala.
Berdasarkan target program, sasaran skrining kanker leher rahim di Provinsi Gorontalo adalah perempuan kelompok usia 30 sampai 69 tahun, dengan target cakupan sebesar 60 persen atau sebanyak 294.605 perempuan yang mendapatkan pemeriksaan.
Sementara itu, jumlah perempuan yang telah menjalani skrining menggunakan metode HPV DNA dan IVA, tercatat sebanyak 3.671 orang.
Data tersebut menunjukkan pentingnya percepatan pelaksanaan skrining, baik dari sisi perluasan jangkauan sasaran maupun penguatan kualitas pelayanan.
Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pencapaian target program.
Pelaksanaan OJT ini juga merupakan bagian dari dukungan Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo terhadap implementasi Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim Tahun 2023 sampai 2030.
Upaya eliminasi memerlukan strategi komprehensif, mulai dari pencegahan melalui vaksinasi HPV, peningkatan cakupan skrining, sampai penanganan dan tindak lanjut terhadap perempuan yang ditemukan memiliki hasil pemeriksaan abnormal.
Penguatan kapasitas tenaga kesehatan dan peningkatan partisipasi masyarakat diharapkan menjadi langkah berkelanjutan, dalam mempercepat eliminasi kanker leher rahim serta mewujudkan derajat kesehatan perempuan yang lebih baik di Provinsi Gorontalo.
- Dinas Kesehatan (Dinkes)
- Dinkes P2KB Gorontalo
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Ganda Putra Andalan Akhiri Paceklik Gelar Dunia
-
Volvo Cars Umumkan PHK Besar-besaran, 2.500 Karyawan Terancam Dirumahkan
-
Satgas TMMD 'Masuk' ke Rumah Warga Bekasi Bawa Solusi Kesehatan & Keselamatan
-
Pemprov DKI Akan Gelar "Betawi Night" saat Kunjungan Presiden Kazakhstan
-
Kemenekraf Berharap Industri Kreatif Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.