Formula 1: Verstappen Murka kepada Lawson Usai Insiden di Latihan GP Meksiko

Minggu, 01 Nov 2026, 00:10 WIB

MEXICO CITY – Max Verstappen melontarkan kritik keras kepada rekan setimnya di Red Bull, Liam Lawson, setelah keduanya terlibat insiden dalam sesi latihan bebas GP Meksiko, Sabtu (31/10). Verstappen menyebut tindakan pembalap Selandia Baru itu sebagai perilaku yang tidak cerdas. Keduanya pun dijatuhi hukuman penalti mundur satu posisi di grid start Grand Prix Meksiko.

Insiden terjadi ketika Verstappen dan Lawson terlibat persaingan memperebutkan posisi di lintasan menjelang tikungan Foro Sol. Kedua mobil bersenggolan di sekitar Tikungan 12 hingga menyebabkan sejumlah komponen berserakan di lintasan. Sesi latihan terpaksa dihentikan sementara dengan bendera merah untuk membersihkan puing-puing tersebut.

Ket. Foto: Max Verstappen dan Liam Lawson terlibat insiden dalam sesi latihan bebas GP Meksiko. Keduanya dijatuhi penalti mundur satu posisi di grid start setelah bersenggolan di lintasan. — Sumber: Formula 1

Verstappen, juara dunia lima kali asal Belanda, mengalami kerusakan pada bagian bodi mobil Red Bull miliknya. Ia menilai Lawson menjadi penyebab insiden karena melakukan manuver yang tidak perlu ketika keduanya berebut ruang di lintasan.

"Itu bukan karena nasib buruk. Tindakannya sangat tidak cerdas dalam situasi seperti itu. Namun, kejadian ini tidak akan mengubah akhir pekan saya," kata Verstappen.

Kedua pembalap kemudian dipanggil oleh steward untuk dimintai keterangan. Setelah melakukan pemeriksaan, steward menilai perilaku keduanya tidak dapat diterima dan menjatuhkan hukuman penalti mundur satu posisi di grid start.

Verstappen kembali menyindir Lawson dengan mengaitkan insiden tersebut pada situasi masa depan sang pebalap di Formula 1. Lawson sebelumnya mengakui belum mengetahui apakah dirinya masih akan mendapatkan tempat di Racing Bulls untuk musim depan.

"Saya pikir itu tindakan yang tidak cerdas, terutama ketika Anda sedang berjuang mempertahankan kursi di tim," ujar Verstappen.

Komentar tersebut menjadi sorotan karena posisi Lawson memang belum sepenuhnya aman. Racing Bulls dikabarkan mempertimbangkan promosi pebalap muda binaan Red Bull, Nikola Tsolov, yang pada Jumat mencatat sejarah sebagai pebalap Bulgaria pertama yang mengikuti sesi latihan resmi Formula 1.

Meski masa depannya belum pasti, Lawson telah menunjukkan performa cukup mengesankan sepanjang musim. Ia bahkan tampil jauh lebih baik dibandingkan rekan setimnya yang berstatus rookie, Arvid Lindblad.

Lawson saat ini menempati peringkat kesembilan klasemen pebalap dengan 77 poin, sedangkan Lindblad berada di posisi ke-11 dengan 38 poin. Kontribusinya turut membantu Racing Bulls bertahan di peringkat kelima klasemen konstruktor, di belakang empat tim teratas, Mercedes, Ferrari, Red Bull, dan McLaren.

Sebelumnya, Lawson mengakui konsistensi menjadi salah satu tantangan terbesar dalam persaingan Formula 1. Namun, ia merasa sudah memaksimalkan peluang yang dimilikinya musim ini.

"Saya tidak terlalu yakin apa lagi yang diharapkan dari saya. Namun, saya juga tidak ingin terlalu memikirkan persoalan pemilihan pebalap untuk musim depan," kata Lawson.

Ia mengaku mencoba mengubah pendekatan setelah terlalu banyak memikirkan masa depannya pada musim sebelumnya. Kini, fokus utamanya adalah mengumpulkan poin sebanyak mungkin.

Sementara itu, persaingan di barisan depan latihan bebas GP Meksiko berlangsung menarik. Pembalap Ferrari Charles Leclerc menjadi yang tercepat, diikuti juara dunia bertahan Lando Norris dari McLaren.

Pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, menempati posisi keempat. Pebalap Italia berusia 20 tahun itu semakin dekat dengan persaingan gelar dan berpeluang menjadi juara dunia termuda dalam sejarah Formula 1 apabila mampu finis di sembilan besar pada balapan Minggu.

Pada sesi latihan bebas kedua (FP2), Lawson mengakhiri sesi di posisi kesembilan, sedangkan Verstappen berada di urutan kelima. Pembalap Mercedes George Russell dan Antonelli juga berada di depan juara dunia asal Belanda tersebut.

Verstappen, yang telah lima kali memenangi GP Meksiko, mengakui masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Red Bull sebelum kualifikasi dan balapan.

"Seharusnya bisa lebih baik, tetapi jarak kami tidak terlalu jauh. Kami hanya perlu melakukan beberapa penyesuaian. Tidak ada pebalap yang mendapatkan cengkeraman ban maksimal di sini, tetapi kondisinya sama bagi semua orang," ujar Verstappen.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.