Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Cianjur Tambah Fasilitas dan Jumlah Hewan di Peternakan Terpadu Campaka

1 Minggu, 01 Nov 2026, 15:17 WIB | Oleh:
Cianjur Tambah Fasilitas dan Jumlah Hewan di Peternakan Terpadu Campaka Cianjur Tambah Fasilitas dan Jumlah Hewan di Peternakan Terpadu Campaka Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Berbagai fasiitas di peternakan terpadu di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat terus dioptimalkan sehingga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.

CIANJUR -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, mengoptimalkan fasilitas peternakan terpadu yang berlokasi di Desa Cidadap, Kecamatan Campaka, dengan melakukan pengembangan sarana dan prasarana serta penambahan populasi ternak.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Cianjur M Agung di Cianjur, Minggu, mengatakan kawasan peternakan terpadu menampung 15 ekor sapi perah induk serta 12 ekor anak sapi.

Sedangkan ayam kampung sebanyak 200 ekor induk ayam dan 43 ekor ayam jantan, di mana 16 ekor di antaranya sedang mengeram dan proses penetasan dengan menggunakan mesin tetas berkapasitas 100 butir dan 50 butir.

"Sektor peternakan membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua tahun untuk dapat berjalan optimal, sehingga di peternakan terpadu masih terus dilengkapi sarana dan prasarana penunjang," katanya.

Pembangunan kandang anakan sapi atau pedet sedang berjalan dan belum selesai, sedangkan untuk komoditas ayam mulai memasuki proses penetasan menggunakan mesin tetas maupun penetasan secara alami.

Sedangkan produksi susu sapi untuk saat ini difokuskan sepenuhnya guna memenuhi kebutuhan nutrisi anak sapi sehingga pengembangannya berjalan maksimal, sehingga belum didistribusikan kepada masyarakat umum guna menjaga keberhasilan budi daya.

Pasalnya, ujar dia, anakan sapi masih beresiko mati sehingga pembudidayaan dilakukan di peternakan terpadu setelah dewasa baru diberikan pada masyarakat untuk melanjutkan perawatan.

"Sapi memerlukan waktu 1 hingga 1,5 tahun untuk membesar dan siap berproduksi, berbeda dengan perikanan atau penetasan telur ayam hanya butuh waktu 21 hari,” katanya.

Dia menambahkan, meski masih dalam tahap pengembangbiakan, keberadaan peternakan terpadu telah memberikan manfaat sosial bagi warga sekitar, terutama saat hari besar keagamaan pengelola menyalurkan bantuan telur kepada warga dan masjid terdekat.

Pembangunan di kawasan terpadu meliputi lahan pakan untuk ternak, kandang unggas dan sapi perah, gudang, rumah jaga, bak air, pos jaga, serta jaringan listrik dan gardu.

"Pembangunan kawasan peternakan terpadu di Campaka, diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan protein hewani masyarakat di seluruh wilayah Cianjur, dan mendukung bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG)," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
PT KAI Buka Pemesanan Tiket...
Megapolitan
BPS: Indeks Pembangunan Gen...

Ini Alasan Mengapa Sebaiknya Merahasiakan Tanggal Ulang Tahun Anda

52 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Ini Alasan Mengapa Sebaikny...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.