Prajurit TNI Tangkap Komandan Batalyon OPM Matius Aisasior di Maybrat, Ini Kronologinya
Sabtu, 31 Okt 2026, 13:17 WIBSORONG - Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 9 Marinir TNI Angkatan Laut menangkap tiga anggota kelompok TPNPB-OPM di Kampung Franeway, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
âDari hasil pemantauan, pasukan mendeteksi keberadaan Matius Aisasior saat keluar dari Hutan Aisnak, Distrik Moskona Bintuni, yang diduga selama ini menjadi tempat persembunyian kelompoknya,â kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letjen TNI Lucky Avianto dalam keterangan yang diterima di Sorong, Sabtu.
Penangkapan tersebut berlangsung pada Kamis (29/10/2026). Ketiga orang yang diamankan adalah Matius Aisasior yang disebut sebagai komandan batalyon TPNPB-OPM, wakilnya Yeremias Aisasior, dan seorang anggota bernama Zakarias Aikingking.
Lucky menjelaskan penangkapan itu berawal dari pemantauan intensif personel Yonif 9 Marinir terhadap pergerakan kelompok OPM di wilayah Papua Barat Daya.
Personel TNI kemudian mengikuti pergerakan Matius hingga menuju sebuah rumah di Kampung Franeway, Distrik Aifat Timur Jauh. Di lokasi tersebut, Yeremias dan Zakarias telah menunggu.
Pasukan Yonif 9 Marinir selanjutnya melakukan penyergapan dengan pendekatan persuasif. Menurut Lucky, ketiga orang tersebut menyerah tanpa melakukan perlawanan.
Lucky menyebut Matius bersama kelompoknya yang berafiliasi dengan jaringan OPM pimpinan Denni Moss diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di Papua Barat Daya.
Aksi tersebut antara lain penyerangan pos keamanan, penyerangan terhadap pekerja proyek Jalan Trans Bintuni, serta intimidasi dan kekerasan terhadap masyarakat, khususnya orang asli Papua.
Ia mengimbau pimpinan dan anggota OPM yang masih berada di hutan agar menyerahkan diri, meletakkan senjata, dan kembali bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
âPendekatan persuasif akan terus diutamakan. Namun, apabila terjadi situasi yang mengharuskan tindakan tegas, TNI akan bertindak sesuai ketentuan hukum dan aturan pelibatan yang berlaku,â ujarnya.
Lucky menegaskan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas TNI di Papua.
- Tangkap
- Kronologi
- Prajurit TNI
- Kelompok OPM
- Komandan Operasi OPM
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Nonton Konser Sambil Beli Emas, ANTAM Hadirkan ATM Emas di Snada Indonesia 2026.
-
IOITE 2026 Pertemukan Perusahaan dengan Penyedia Program Karyawan
-
Ronaldo Dijatuhi Sanksi Skorsing 30 Hari setelah Tinggalkan Timnas Portugal
-
KY Dorong Revisi UU agar Bisa Eksekusi Sanksi Hakim tanpa Rekomendasi Mahkamah Agung
-
ASEAN Energy Outlook 9: Konsumsi Energi ASEAN Bisa Dipangkas Hampir Separuh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.