Rybakina Kunci Peringkat Satu Dunia di Akhir Tahun untuk Pertama Kali

Jumat, 30 Okt 2026, 00:08 WIB

TOKYO — Elena Rybakina memastikan diri mengakhiri musim sebagai petenis putri nomor satu dunia untuk pertama kalinya dalam kariernya. Petenis Kazakhstan itu mengunci posisi puncak setelah mengalahkan rekan senegaranya, Yulia Putintseva, 6-2, 6-3 pada babak kedua Pan Pacific Open di Tokyo, Kamis (29/10).

Kemenangan tersebut memastikan Aryna Sabalenka, yang menempati peringkat kedua dunia, tidak lagi memiliki peluang untuk menyalip Rybakina dalam perburuan posisi teratas sebelum musim berakhir. Kepastian itu diraih lebih dari sepekan sebelum WTA Finals, turnamen penutup musim yang mempertemukan delapan petenis terbaik dunia.

Ket. Foto: Elena Rybakina. — Sumber: WTA

Rybakina, 27 tahun, langsung tampil meyakinkan setelah mendapatkan tiket langsung ke babak 16 besar berkat bye pada putaran pertama turnamen kategori WTA 500 tersebut. Ia datang ke Tokyo dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai Ningbo Open di Tiongkok pekan lalu.

Gelar di Ningbo menjadi trofi keempat Rybakina sepanjang musim ini sekaligus gelar pertamanya setelah menduduki peringkat satu dunia.

Pencapaian tersebut melengkapi musim gemilang Rybakina yang juga menjuarai Australian Open dan US Open. Dua gelar Grand Slam itu membuat koleksi gelar mayor dalam kariernya bertambah menjadi tiga, setelah sebelumnya menjuarai Wimbledon pada 2022.

Rybakina pertama kali naik ke peringkat satu dunia dalam perjalanannya menuju gelar US Open bulan lalu. Kini, ia memastikan status tersebut tetap menjadi miliknya hingga akhir tahun.

Langkah Rybakina di Tokyo belum berakhir. Ia akan menghadapi petenis Kanada Leylah Fernandez pada babak berikutnya, mengulang final Ningbo Open pekan lalu.

Fernandez memastikan tempat di babak selanjutnya setelah mengalahkan Elise Mertens dengan skor 6-2, 7-6 (10-8). Pertemuan mendatang menjadi kesempatan bagi Fernandez untuk membalas kekalahan di final Ningbo.

Perjalanan Rybakina menuju akhir musim tidak sepenuhnya mulus. Setelah menjuarai US Open, ia sempat mengalami penurunan performa dengan tersingkir pada pertandingan pertamanya di Beijing. Ia juga absen dari Wuhan Open akibat cedera kaki.

Namun, Rybakina mampu bangkit dengan mempertahankan gelar di Ningbo. Keberhasilan itu menjadi modal penting sebelum menjalani pertandingan-pertandingan terakhir musim ini.

Selain mempertahankan posisinya di puncak peringkat dunia, Rybakina juga membidik gelar ke-16 sepanjang karier profesionalnya.

Setelah menyelesaikan rangkaian turnamen di Asia, ia akan menuju Indian Wells, California, untuk mengikuti WTA Finals yang dijadwalkan berlangsung pada 8–15 November. Turnamen tersebut akan mempertemukan delapan petenis putri terbaik dunia dalam persaingan menutup musim dengan gelar bergengsi.

Dengan status petenis nomor satu dunia akhir tahun yang telah dipastikan, Rybakina kini memiliki kesempatan menutup musim luar biasa dengan satu pencapaian lagi di panggung WTA Finals.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.