Dukung Pengembangan Ekonomi Masyarakat, Gubernur Papua Tengah Serahkan Bantuan Alat Pascapanen Kopi di Timika

Sabtu, 24 Okt 2026, 20:26 WIB

TIMIKA – Gubernur Provinsi Papua Tengah Meki Fritz Nawipa menyerahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada Kelompok Tani Tunas Jaya di Kota Timika, Kabupaten Mimika,Papua Tengah.

Meki Fritz Nawipa di Timika, Sabtu (24/10), mengatakan bahwa penyerahan bantuan peralatan kopi ini merupakan komitmen pemerintah untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui usaha kopi di Mimika.

Ket. Foto: Gubernur Provinsi Papua Tengah Meki Fritz Nawipa (kedua dari kiri) menyerahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada Ketua Kelompok Tani Tunas Jaya Yuen Tabuni (keempat dari kanan) di  Kota Timika,Sabtu (24/10/2026).   — Sumber: ANTARA

"Kopi ini rasanya sama, di pasar (market) yang membedakan adalah kemasannya. Petani kopi juga sudah harus berpikir bagaimana kemasannya. Nanti kami akan bicara dengan kepala dinas Mimika dan juga provinsi agar kemasan apa yang cocok untuk membanggakan kita punya daerah ini," ujarnya.

Bantuan alat pascapanen kopi tersebut yang telah diterima dapat dapat digunakan secara optimal dalam mengembangkan usaha kopi sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi kelompok tani dan juga masyarakat.

Gubernur Meki Nawipa mengatakan saat ini pemerintah provinsi sedang mengembangkan salah satu sistem aplikasi dimana petani, nelayan dan koperasi dapat mengajukan proposal untuk mendapatkan dukungan anggaran pengembangan usaha berkelanjutan melalui aplikasi itu.

"Kalau aplikasi yang sedang dikembangkan provinsi ini sudah buka silahkan masukan proposal. Semua orang baik di wilayah gunung, pesisir, baik nelayan maupun kelompok tani untuk masukan proposal dan nanti dari tim kajian yang akan mengkaji itu dan siapa yang dapat dan siapa tidak dapat, " ujarnya

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua Tengah Rafael Heri Nugroho menegaskan bahwa bantuan ini merupakan komitmen dari Gubernur Papua Tengah untuk menjadikan kopi sebagai komoditas unggulan dan sumber kesejahteraan masyarakat asli Papua Tengah.

"Selama ini petani masih menghadapi kendala di tahap pasca panen. Banyak pengolahan masih dilakukan secara manual, sehingga mutu biji belum seragam, waktu pengolahan lama, dan harga jual di tingkat petani masih rendah. Padahal kualitas kopi sangat ditentukan oleh penanganan setelah panen," ujarnya.

Bantuan yang diserahkan tersebut berupa satu unit mesin pengupas kulit kopi basa (pulper), satu unit pengupas kulit kopi kering (huller), satu unit mesin sangrai (roasting), satu unit mesin penggiling (grinder) dan satu unit penyegel kemasan.

Bantuan ini diharapkan mutu kopi petani meningkat dan memenuhi standar pasar, petani tidak hanya menjual buah merah (cherry) tetapi mampu menjual green bean atau kopi bubuk dengan nilai tambah lebih tinggi, pendapatan dan kesejahteraan petani kopi meningkat dan kopi Papua Tengah semakin dikenal di pasar nasional maupun ekspor.

"Bantuan ini tidak berhenti pada penyerahan alat. Dinas akan melakukan bimbingan teknis cara pengoperasian dan perawatan alat, serta pendampingan oleh penyuluh di lapangan," ujarnya

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Mimika (DTPHP) Abdul Haris Sudarmono mengapresiasi Gubernur Papua Tengah yang telah memperjuangkan sehingga Pemerintah Papua Tengah mendapatkan alat pascapanen kopi dari Direktur Hilirisasi Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI yang hari ini diserahkan.

"Jadi beliau (Gubernur) yang memperjuangkan. Sehingga bantuan alat pengolahan kopi ada lima jenis hari ini diserahkan kepada kelompok tani. Bantuan ini untuk satu kelompok, ke depan kami usulkan lagi untuk kelompok yang lain" ujarnya

Ketua Kelompok Tani Tunas Jaya Yuen Tabuni mengatakan batuan ini yang diterima ini sangat membantu para petani yang selama ini bekerja secara manual dalam pengolahan kopi terutama pada masa pascapanen

"Kami sangat berterima kasih kepada bapak Gubernur, karena selama ini kami kupas manual, sekarang dengan mesin ini sangat membantu kami," kata Yuen yang memilik kebun kopi jenis robusta yang luasnya mencapai empat hektare .

  • Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.