Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rawan Banjir, Pemprov DKI Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol

30 Jumat, 30 Okt 2026, 08:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rawan Banjir, Pemprov DKI Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol  Rawan Banjir, Pemprov DKI Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol  Doc: Pemprov DKI
Ket. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau pekerjaan normalisasi Kali Mampang segmen Poncol, Kuningan Barat, Jakarta Selatan, Kamis (29/10).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengerjakan normalisasi Kali Mampang segmen Poncol untuk mengurangi risiko banjir yang kerap melanda kawasan tersebut saat hujan deras.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, Poncol menjadi salah satu kawasan rawan banjir ketika curah hujan mencapai 100 milimeter per hari. Pemprov DKI Jakarta memanfaatkan musim kemarau untuk membenahi sejumlah titik rawan banjir, mulai dari pembangunan embung hingga penanganan pertemuan Kali Mampang dan Kali Krukut.

"Walaupun saya yakin nantinya pasti ada banjir, volumenya pasti berkurang secara signifikan karena sekarang ini ditangani secara serius," ujar Pramono saat meninjau pekerjaan normalisasi Kali Mampang segmen Poncol, Kuningan Barat, Jakarta Selatan, Kamis (29/10).

Ia menjelaskan, normalisasi dan pengerukan juga dilakukan di sejumlah sungai lain, di antaranya Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Cakung Lama. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi musim hujan yang diperkirakan mulai berlangsung pada akhir November.

Menurut Pramono, penanganan banjir dilakukan melalui kolaborasi Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta dan dukungan DPRD DKI Jakarta. Normalisasi sungai yang sempat lama tidak dilakukan kini kembali digencarkan untuk meningkatkan kapasitas aliran air dan mengurangi dampak banjir bagi masyarakat.

"Normalisasi yang sudah begitu lama tidak pernah dilakukan, sekarang kita lakukan kembali. Semua selokan-selokan, sungai-sungai kita lakukan pengerukan di mana-mana," katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Pramono juga mengapresiasi warga yang mengizinkan lahannya digunakan untuk menampung material hasil pengerukan sungai sehingga membantu kelancaran pekerjaan penanganan banjir.

Ke depan, lanjut Pramono, Pemprov DKI Jakarta berkoordinasi dengan DPRD DKI guna menata kawasan Poncol secara menyeluruh. Penataan ini tidak hanya berfokus pada penanganan banjir, tetapi juga mencakup perbaikan kawasan permukiman serta sarana dan prasarana jalan.

"Jadi, kita lakukan penanganan. Nantinya, seperti yang kita rencanakan, tidak hanya semata-mata menangani banjir, tetapi juga hal-hal lain yang berkaitan dengan perumahan, sarana dan prasarana jalan, serta banjir itu sendiri," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

414 Pelajar Jaksel Nikmati Program Tebus Ijazah

49 menit yang lalu | Lili Lestari

Megapolitan
414 Pelajar Jaksel Nikmati ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.