Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Proyek Rampung Berjibun, Investasi PSN Tembus Rp2.396 Triliun

30 Jumat, 30 Okt 2026, 21:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Proyek Rampung Berjibun, Investasi PSN Tembus Rp2.396 Triliun Proyek Rampung Berjibun, Investasi PSN Tembus Rp2.396 Triliun Doc: ANTARA/HO-Pemkab KKT
Ket. Ilustrasi - Peletakkan batu pertama Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

JAKARTA – Pemerintah mencatat sejak 2016 hingga 29 Oktober 2026, sebanyak 250 Proyek Strategis Nasional (PSN) terlah selesai, dengan total nilai investasi mencapai Rp2.396 triliun.

Khusus pada 2026, hingga bulan September, sebanyak enam proyek PSN sudah rampung dibangun dari target 10 proyek yang ditargetkan selesai sepanjang tahun.

“Dengan demikian, masih terdapat empat proyek yang ditargetkan selesai hingga akhir 2026. Sementara itu, sebanyak 30 proyek PSN lainnya masih berada dalam tahap konstruksi,” kata Asisten Deputi Pengembangan Kawasan Ekonomi dan Proyek Strategis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Suroto di Jakarta, Jumat (30/10).

Berdasarkan kajian LPEM FEB UI tahun 2023, PSN diperkirakan menghasilkan output perekonomian sebesar Rp3.344 triliun dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp1.564 triliun.

Proyek strategis juga berkontribusi terhadap pendapatan tenaga kerja sebesar Rp1.134 triliun, sekaligus menciptakan 7,9 juta kesempatan kerja.

Suroto menilai kajian itu menunjukkan efek berganda (multiplier output) ke perekonomian sebesar 1,919 kali yang menggambarkan besarnya dampak aktivitas ekonomi yang terbentuk dari investasi PSN.

Selain kontribusinya terhadap PDB, Suroto memandang pembangunan PSN turut memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.

Misalnya, Kawasan Industri Terpadu Batang (KIT Batang) yang telah menyerap 26.871 tenaga kerja mencakup pekerja konstruksi, pekerja tenant industri, dan pengelola kawasan.

Sekitar 70 persen tenaga kerja tersebut berasal dari Kabupaten Batang, yang mana menunjukkan keterlibatan signifikan masyarakat lokal dalam pengembangan PSN KIT Batang.

Dampaknya ke ekonomi daerah Kabupaten Batang pun tercatat tumbuh sebesar 7,79 persen pada 2025, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sebesar 5,37 persen.

Sementara itu, penyerapan tenaga kerja di KIT Batang diproyeksikan meningkat menjadi 33.237 orang pada 2026.

“Capaian tersebut menunjukkan bahwa pengembangan PSN, khususnya pada PSN sektor kawasan industri, berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan berkembangnya usaha pendukung di sekitar kawasan,” ujar Suroto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Daerah
Sebuah Boat Terbakar di Nus...
Ekonomi
Delapan Dekade Hari Oeang, ...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.