Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Melawai Rutin Memilah Sampah untuk Mengurangi Beban TPA

29 Kamis, 29 Okt 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Melawai Rutin Memilah Sampah untuk Mengurangi Beban TPA Warga Melawai Rutin Memilah Sampah untuk Mengurangi Beban TPA Doc: Antarta
Ket. Warga Kelurahan Melawai rutin memilah sampah dari sumbernya untuk mengurangi beban ke Tempat Pemroresan Akhir (TPA), Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Jakarta - Warga Kelurahan Melawai rutin memilah sampah dari sumbernya dengan memanfaatkan secara maksimal fasilitas pengelolaan sampah yang tersedia untuk mengurangi beban ke Tempat Pemroresan Akhir (TPA).

“Partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan pemilahan sampah. Kami akan terus turun ke lapangan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi agar kebiasaan memilah sampah menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Lurah Melawai, Mochammad Iqbal di Jakarta, Kamis.

Iqbal mengapresiasi antusiasme warga dalam melakukan pilah sampah dari sumbernya. Saat ini, Kelurahan Melawai telah menyediakan lima Teba yang tersebar di empat RW serta 61 titik biopori jumbo.

Dia menuturkan, upaya ini tidak hanya menyasar rumah tangga, tetapi juga seluruh pelaku usaha, mulai dari pengusaha, pemilik restoran, perkantoran, hingga pedagang dan pemilik warung. Kelurahan Melawai akan terus berupaya mendorong seluruh elemen masyarakat agar konsisten melakukan pemilahan sampah sesuai jenisnya.

“Untuk memudahkan warga yang memiliki keterbatasan waktu, Kelurahan Melawai juga telah menyiapkan armada Gerobak Motor (Gemor) untuk menjemput sampah organik dari rumah ke rumah. Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mengoptimalkan pengolahan sampah organik di wilayah,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RT 05 RW 02, Putri, menyampaikan, warga secara rutin berkumpul setiap minggu dan membawa sampah yang telah dipilah untuk disetorkan ke Teba.

Selain itu, warga juga memanfaatkan aplikasi pilah sampah melalui pemindaian kode untuk mendukung pencatatan sampah yang disetorkan.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah, pengurus wilayah, warga, dan pelaku usaha, kami berharap pemilahan sampah dari sumber dapat mengurangi volume sampah yang diangkut petugas sekaligus membuka peluang pemanfaatan sampah menjadi nilai ekonomis,” kata Putri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
UMKM

Kredit Menggunung, Tantangan UMKM Belum Tuntas

47 menit yang lalu | Muchamad Ismail

Ekonomi
Kredit Menggunung, Tantanga...
Megapolitan
Penertiban 17 Bangunan Liar...
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.