Polda DIY Amankan Satu Orang Diduga Bawa Sajam saat Kericuhan Malioboro

Kamis, 29 Okt 2026, 11:45 WIB

YOGYAKARTA, — Polda Daerah Istimewa Yogyakarta mengamankan satu orang yang diduga membawa senjata tajam saat kericuhan terjadi di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (28/10) malam. Polisi masih melakukan pendataan terhadap orang-orang lain yang turut diamankan dalam peristiwa tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan satu orang yang kedapatan membawa senjata tajam diamankan sekitar pukul 18.00 WIB. Sementara itu, jumlah keseluruhan orang yang diamankan belum dapat dipastikan karena proses identifikasi masih berlangsung.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Antara

"Jadi sekali lagi, kami mengamankan satu orang yang membawa senjata tajam," kata Ihsan saat ditemui di Gedung DPRD DIY, lokasi aksi demonstrasi, Rabu (28/10) malam.

Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang diamankan dengan melibatkan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) serta petugas kesehatan. Berdasarkan pemeriksaan sementara, menurut Ihsan, sebagian besar terindikasi telah mengonsumsi minuman keras.

"Kemudian ada juga yang memang dari pengecekan baik dari Biddokkes maupun dari kesehatan kami, sebagian besar mengonsumsi minuman keras, seperti itu," ujarnya.

Identifikasi masih dilakukan untuk memastikan identitas maupun asal orang-orang yang diamankan. Karena proses tersebut belum selesai, kepolisian belum menyampaikan jumlah maupun latar belakang mereka secara terperinci.

"Untuk data lengkapnya, ini masih kita terus lakukan pendataan ya. Kita lakukan identifikasi, nanti besok bisa kita update ya," katanya.

Ihsan mengatakan kericuhan diwarnai pelemparan petasan, kembang api, dan batu. Sejumlah benda juga sempat dibakar, tetapi api dapat dipadamkan sebelum meluas.

"Ya, mereka tidak hanya melempar petasan, kembang api, melempar batu, tetapi juga membakar apa yang bisa dibakar ya. Tapi kami dengan sigap bisa memadamkan sehingga tidak meluas," ujarnya.

Kericuhan tersebut juga mengakibatkan kerusakan fasilitas umum dan properti milik pedagang di sekitar Malioboro. Polisi masih mendata jumlah dan jenis kerusakan bersama pihak terkait, termasuk kerusakan pada mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

"Pedagang yang ada di seputaran Malioboro ya, itu banyak yang rusak, termasuk juga ada ATM dan sebagainya itu dirusak oleh massa yang tidak dikenal ini," katanya.

Selain kerusakan fasilitas, sejumlah personel kepolisian dilaporkan mengalami luka akibat lemparan benda. Jumlah anggota yang terluka juga masih dalam proses pendataan.

"Sampai dengan saat ini masih kami datakan ya, yang pasti ada anggota kami yang mengalami luka ya, terutama luka lemparan ya," ujarnya.

Redaktur: Eko S

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.