Pentingnya Literasi Etika AI bagi Generasi Muda
Rabu, 28 Okt 2026, 22:57 WIBJakarta - Pengamat telekomunikasi Heru Sutadi mendorong penguatan literasi etika pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) di kalangan generasi muda agar tidak terjerumus dalam disinformasi dan bias algoritma.
Kepada ANTARA di Jakarta, Rabu, Heru menilai adopsi AI di kalangan generasi muda Indonesia saat ini semakin meluas. AI sering digunakan untuk mencari informasi, membantu belajar, menyusun tulisan, membuat konten, hingga mendukung pekerjaan sehari-hari.
Kemampuan menggunakan AI perlu diikuti dengan pemahaman tentang risiko disinformasi, bias algoritma, kebocoran data pribadi, dan plagiarisme. Direktur Eksekutif Information and Communication Technology (ICT) Institute itu menekankan bahwa generasi muda harus menyadari bahwa informasi yang dihasilkan AI tidak selalu akurat.
Oleh karena itu, verifikasi fakta menjadi keharusan sebelum sebuah informasi atau sesuatu yang dihasilkan oleh AI dibagikan maupun digunakan.
Tantangan terbesar saat ini, kata Heru melanjutkan, adalah memastikan AI tidak sekadar menjadi alat untuk memperoleh jawaban secara instan, melainkan harus mampu meningkatkan produktivitas serta mengasah nalar dan kemampuan berpikir kritis penggunanya.
Untuk itu, Heru mendorong agar kurikulum pendidikan maupun program pelatihan AI di Indonesia tidak hanya berfokus kepada cara menggunakan teknologi tersebut.
"Pendidikan AI sebaiknya tidak hanya mengajarkan cara memakai aplikasi, tetapi juga tanggung jawab, etika, dan keamanan digital. Jangan sampai generasi muda semakin mahir menggunakan AI, tetapi, justru mudah dimanipulasi oleh teknologi yang digunakannya," ujar dia.
Dia juga mengingatkan generasi muda untuk tidak sekadar menjadi konsumen teknologi. Pemuda didorong untuk mulai membangun dan menciptakan inovasi sendiri guna mewujudkan kemandirian digital.
"Semangat Sumpah Pemuda harus diterjemahkan menjadi kemandirian teknologi. Jangan hanya menjadi pengguna AI buatan bangsa lain, anak muda Indonesia harus ikut menciptakan AI untuk Indonesia," ujar Heru.
- Literasi AI
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kemenhut dan Pemda Perkuat Modifikasi Cuaca untuk Atasi Karhutla di Kalimantan
-
Harga Cabai Tembus Rp72 Ribu per Kilogram, Garut Gelar Pasar Murah Rp5.000 per Ons
-
Anak Anda Alami Keracunan Makanan? Ini Pertolongan Pertama yang bisa Dilakukan!
-
Palestina Gelar Pemilu Lokal Pertama Sejak Perang Gaza
-
Waspada Hantavirus, Pemkot Surabaya Imbau Masyarakat Batasi Aktivitas Luar Rumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.