Peringati HUT ke-62, Golkar Gelar Lomba Film Pendek Berhadiah Rp200 Juta

Selasa, 27 Okt 2026, 08:57 WIB

JAKARTA - Partai Golkar menggelar Short Movie Competition dengan mengusung tema From Zero to Hero untuk memperingati HUT ke-62, yang menjadi wadah bagi sineas muda dan pelaku industri kreatif dari berbagai daerah di Indonesia untuk menyalurkan kreativitas melalui karya film pendek.

"Kompetisi di 2026 ini menghadirkan dua kategori, yaitu film orisinal dan film berbasis kecerdasan buatan (AI), dengan total hadiah mencapai Rp200 juta," kata Arnanto Prabowo selaku panitia penyelenggara dalam keterangan di Jakarta, Selasa. 

Ket. Foto: Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus dewan juri, Nurul Arifin (tengah) saat konferensi pers Short Movie Competition dengan mengusung tema From Zero to Hero untuk memperingati HUT Ke-62 Golkar di Jakarta, Senin (26/10/2026). — Sumber: Golkar

Menurut dia selain hadiah uang tunai, panitia juga menyiapkan kesempatan perjalanan ke Korea Selatan untuk mempelajari industri perfilman.

"Tema From Zero to Hero terinspirasi dari perjalanan hidup Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia," katanya.

Tema tersebut dipilih untuk mengangkat kisah perjuangan, ketekunan, dan perjalanan seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan hingga mencapai keberhasilan.

"Tahun lalu kami mengangkat tema toleransi dan kerukunan umat beragama. Tahun ini, dalam rangka HUT Ke-62 Partai Golkar, kami mengusung tema From Zero to Hero yang terinspirasi dari perjalanan hidup Ketua Umum kami, Bapak Bahlil Lahadalia," ujarnya.

Ia mengatakan kompetisi pada 2026 ini juga memberikan ruang lebih luas bagi generasi muda untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dalam proses produksi film.

"Kami tidak ingin menutup kreativitas anak muda untuk memanfaatkan teknologi. Karena itu, tahun ini kami membuka kategori film orisinal dan AI, dengan total hadiah Rp200 juta," ujarnya.

Kehadiran kategori AI menjadi salah satu pembaruan dalam kompetisi tahun ini, sekaligus membuka kesempatan bagi peserta untuk mengeksplorasi pendekatan produksi film yang berbeda.

Sementara, anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus dewan juri, Nurul Arifin menyampaikan kompetisi film pendek ini merupakan tradisi baru yang terus dikembangkan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Partai Golkar.

Menurutnya, tema From Zero to Hero memberikan kesempatan bagi peserta untuk menghadirkan cerita tentang perjuangan dan kehidupan yang dapat memberikan kesan mendalam kepada penonton.

"Dalam waktu yang singkat, peserta diharapkan mampu menghasilkan karya yang meninggalkan kesan mendalam bagi penonton. Kesan itu diharapkan tetap terbawa bahkan setelah mereka selesai menyaksikan filmnya," ujar Nurul.

Ia menekankan bahwa film pendek tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat menjadi media refleksi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Nurul mencontohkan isu perubahan iklim dan berbagai tantangan sosial lainnya yang dapat diangkat melalui karya film, sehingga penonton dapat diajak untuk memikirkan solusi atas persoalan di sekitarnya.

Ia juga mengajak para pelaku industri kreatif dan sineas muda dari seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.

"Kami mengajak teman-teman industri kreatif untuk ikut serta dan memberikan karya terbaiknya. Masih ada waktu untuk berpartisipasi. Kami tentu sangat senang apabila semakin banyak peserta yang mengikuti kompetisi ini," kata Nurul.

Ia turut mengapresiasi kualitas karya peserta pada penyelenggaraan tahun sebelumnya. Menurutnya, banyak peserta mampu menghasilkan film yang mengesankan meskipun menghadapi berbagai keterbatasan dalam proses produksi.

Terkait mekanisme penjurian, Nurul mengungkapkan dewan juri masih membuka kemungkinan adanya perbedaan aspek penilaian antara kategori film orisinal dan film berbasis AI.

Menurutnya, perbedaan tersebut perlu dipertimbangkan agar proses penilaian berlangsung adil, mengingat kedua kategori memiliki karakteristik dan pendekatan produksi yang berbeda.

"Masih terbuka kemungkinan penilaiannya dibedakan, karena kalau disamakan mungkin kurang adil. Namun, yang utama tetap relevansi cerita dengan tema From Zero to Hero", katanya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.