Lukisan Rahasia Van Gogh Akhirnya Dipamerkan di Hong Kong Setelah 60 Tahun Tersembunyi

Rabu, 14 Okt 2026, 15:32 WIB

HONG KONG - Ratusan orang mengantre pada Selasa (13/10) di luar sebuah galeri di Hong Kong untuk melihat lukisan Vincent van Gogh yang dipamerkan ke publik untuk pertama kalinya setelah 60 tahun disimpan.

Karya seniman asal Belanda berjudul “Chataigniers en fleurs” (“Pohon Kastanye yang Berbunga”) dipamerkan di Hong Kong menjelang lelang pada 18 November di New York, di mana lukisan tersebut diperkirakan akan memecahkan rekor dan terjual sekitar 180 juta dollar AS, menurut Sotheby's.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Lukisan ini merupakan salah satu dari 12 karya yang dimiliki oleh almarhum kolektor asal Argentina, Nelly Arrieta de Blaquier dan Carlos Pedro Blaquier. Karya-karya lain dari Claude Monet, Camille Pissarro, dan Paul Cezanne juga akan dilelang.

Lukisan van Gogh tersebut, yang menurut Sotheby's belum pernah dipamerkan kepada publik selama lebih dari 60 tahun, menggambarkan pohon kastanye yang sedang berbunga dengan seorang pria yang berjalan sendirian melewati tiga wanita berpakaian ala Jepang.

Karya ini selesai pada tahun 1890, dan dibuat selama dua bulan terakhir kehidupan van Gogh.

“Ini adalah salah satu karya terakhir, paling ekspresif, dan penuh harapan yang diciptakan van Gogh pada fase akhir kariernya,” kata Scott Niichel, wakil ketua Sotheby's, kepada AFP.

Karya ini merupakan salah satu dari sekitar 70 karya yang diciptakan van Gogh setelah meninggalkan rumah sakit jiwa di Saint-Remy, tempat ia menciptakan lukisan terkenalnya, “The Starry Night”.

Selama hari-hari terakhir hidupnya, van Gogh berkarya dengan sangat cepat — rata-rata sekitar satu karya per hari.

Ia meninggal tak lama setelah itu pada usia 37 tahun, dua hari setelah menembak dadanya sendiri menyusul masalah kesehatan mental.

“Kegilaan manik dalam pengaplikasian cat ini menunjukkan bahwa ia masih memiliki begitu banyak hal untuk diberikan, dan ia hanya berlomba-lomba untuk menuangkannya ke kanvas,” kata Niichel, sambil menyoroti ketebalan lapisan cat tersebut.

“Orchard with Cypresses” mencatatkan rekor harga tertinggi untuk karya van Gogh saat ini, terjual seharga 117,2 juta dollar AS dalam sebuah lelang pada tahun 2022.

Niichel mengatakan bahwa “segala kemungkinan bisa terjadi” terkait siapa yang akan memperoleh lukisan tersebut pada bulan November. “Peluncuran kami di Hong Kong menunjukkan bahwa Asia tentu saja merupakan salah satu kemungkinan,” imbuhnya. AFP

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.