Pulang Nonton Persib, Bobotoh 16 Tahun Ditemukan Tewas di Jalan Raya Bogor, Kronologi & Penyebab Diselidiki Aparat
Senin, 26 Okt 2026, 18:44 WIBKABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT - Kepolisian Resor Bogor, Jawa Barat, mendalami kasus meninggalnya seorang suporter Persib Bandung atau Bobotoh berinisial ARK yang ditemukan di wilayah Sukaraja seusai pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Cibinong.
Kapolres Bogor AKBP Arfan Zulkan Sipayung dalam keterangannya di Cibinong, Senin (26/10), mengatakan kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi dan penyebab meninggalnya remaja tersebut.
"Kami masih mendalami kronologi kejadian, mengumpulkan keterangan dari para saksi, serta menelusuri pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut," kata Arfan.
Ia menjelaskan seluruh informasi yang diperoleh kepolisian terus didalami untuk mengungkap fakta secara menyeluruh berdasarkan bukti yang sah.
Menurut dia, proses penyelidikan dilakukan untuk membuat terang peristiwa tersebut sekaligus memastikan penanganan hukum berjalan sesuai ketentuan.
"Kami berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.

Kapolres Bogor AKBP Arfan Zulkan Sipayung bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto di RSUD Bakti Pajajaran, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (26/10). Antara/HO-Humas Polres Bogor
Arfan sebelumnya mendatangi RSUD Cibinong pada Senin (26/10) dini hari untuk memastikan penanganan korban sekaligus bertemu dengan keluarga yang ditinggalkan.
Pada Senin pagi, Arfan bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto kembali mendatangi RSUD Cibinong untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Sebelumnya, ARK ditemukan di Jalan Raya JakartaâBogor KM 50, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Minggu (25/10) malam.
Peristiwa tersebut terjadi seusai pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Cibinong, yang berakhir dengan kemenangan Persib 2-1.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami penyebab kematian korban dan belum menyampaikan kesimpulan mengenai rangkaian peristiwa tersebut.
Arfan juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi, serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
"Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar menyampaikannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan," katanya. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro
-
Pemkot Ambon Lunasi Pembayaran TPP Dua Bulan ASN di HUT Ke-81 RI
-
Bukan Pelengkap! Perempuan dan UMKM Kini Jadi Mesin Ekonomi Sumbawa
-
Nasib 2.298 PPPK Paruh Waktu Bengkulu Utara Terjawab, Pemkab Pastikan Tetap Bekerja
-
Tiongkok Tambahkan 20 Entitas Jepang ke Daftar Hitam Ekspor Demi Keamanan Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.