Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meningkatkan Kapasitas Pengolahan Sampah di TPST Sentiong

26 Minggu, 25 Okt 2026, 23:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meningkatkan Kapasitas Pengolahan Sampah di TPST Sentiong Meningkatkan Kapasitas Pengolahan Sampah di TPST Sentiong Doc: Antara
Ket. Pekerja memilah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentiong, Kota Cimahi, Jawa Barat, Kamis (26/9/2024).

Cimahi - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Jawa Barat meningkatkan kapasitas pengolahan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentiong hingga 75-80 ton per hari melalui pengadaan mesin baru untuk mengurangi ketergantungan terhadap TPA Regional Sarimukti.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana di Cimahi, Minggu, mengatakan penguatan fasilitas pengolahan sampah di dalam kota menjadi kebutuhan mendesak karena keterbatasan lahan dan ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir regional.

"Cimahi mendapatkan perhatian dari World Bank melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Dalam Negeri. Kami berharap pengelolaan sampah dapat semakin optimal sehingga sampah yang dihasilkan bisa diolah di Kota Cimahi," kata dia. 

Pengembangan TPST Sentiong dilakukan melalui pemasangan mesin baru yang direncanakan mulai beroperasi pada awal 2027, sedangkan mesin yang saat ini digunakan di lokasi tersebut akan dipindahkan ke Cigugur untuk mendukung pengolahan sampah di wilayah itu.

Pemkot Cimahi juga memperkuat pengelolaan sampah dari hulu melalui pemilahan sejak rumah tangga, pengumpulan sampah terpilah, hingga pengolahan di TPST guna menekan volume sampah yang harus diangkut ke TPA Regional Sarimukti.

Untuk mendukung langkah tersebut, pemerintah kota mengukuhkan Tim Pengelola Sampah Tingkat Kelurahan guna memperkuat pendataan, pemilahan sampah dari sumber, dan koordinasi pengumpulan sampah di tingkat wilayah.

Pemkot Cimahi turut mengerahkan 1.728 aparatur sipil negara melalui program Sapu Jagat RT atau Sapa dan Peduli Lingkungan Bersama ASN di RT untuk mendata kondisi pengelolaan sampah sekaligus mengedukasi masyarakat dari rumah ke rumah.

"Pengoperasian fasilitas pengolahan sampah membutuhkan dukungan sumber daya manusia, kelembagaan pengelola, anggaran operasional dan pemeliharaan, serta standar operasional prosedur dan keselamatan kerja yang memadai," katanya.

Selain itu, Kota Cimahi masih membutuhkan lima kendaraan compactor untuk mengangkut residu ke TPA, sedangkan penanganan sampah juga perlu memperhatikan kepastian pasokan sesuai kapasitas fasilitas, mutu hasil olahan, dan pemanfaatan produk pengolahan.

Berdasarkan data Pemerintah Kota Cimahi, timbulan sampah di daerah tersebut mencapai sekitar 230-250 ton per hari, sedangkan kuota pembuangan ke TPA Regional Sarimukti sekitar 119 ton per hari.

Kondisi tersebut membuat lebih dari 100 ton sampah setiap hari perlu ditangani melalui pengelolaan di luar TPA regional.

Melalui pendampingan program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities (ISWMP), Pemkot Cimahi berharap pengoperasian TPST Sentiong dan Lebaksaat dapat berjalan efektif dan berkelanjutan untuk memperkuat pengelolaan sampah di dalam kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.