Titik Api Karhutla di Kawasan Lereng Gunung Sumbing Dilaporkan Telah Padam
Sabtu, 24 Okt 2026, 20:58 WIBTEMANGGUNGâ Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan lereng Gunung Sumbing, Kabupaten Temanggung, dilaporkan telah padam, meskipun demikian, pemantauan masih terus dilakukan oleh tim gabungan untuk memastikan kondisi kawasan benar-benar aman.
Bupati Temanggung, Agus Setyawan, di Temanggung, Sabtu (24/10), mengatakan berdasarkan laporan dari titik api telah dinyatakan padam sekitar pukul 13.45 WIB. Sejumlah personel gabungan dari relawan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan Basarnas turut terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.
"Alhamdulillah, tadi sekitar jam 13.45 dari Basecamp Bimawari Pos 5 yang ada di atas di Gunung Sumbing sudah dinyatakan padam. Tingkat keamanannya masih kami perbarui, teman-teman masih memantau terus di sana," katanya.
Ia menyebutkan, hampir 80 relawan masih berada di sejumlah titik, yakni Pos 3, Pos 4, dan Pos 5, untuk melakukan pemantauan serta memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.
Ia berharap penanganan karhutla kali ini menjadi tahap akhir pemadaman sehingga para personel dapat segera menyelesaikan tugasnya. Meskipun demikian, pemantauan tetap diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
"Semoga ini hari terakhir teman-teman bersama-sama memadamkan api. Saya optimistis hari ini selesai, insyaallah," katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto menyampaikan kebakaran di lereng Gunung Sumbing merambat melalui dua sektor utama. Di sektor utara, Kecamatan Kledung, api bergerak dari kawasan jalur pendakian Garung menuju jalur pendakian Batursari.
Sementara itu, di sektor selatan, api merambat dari kawasan jalur pendakian Butuh, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, menuju Petak 27 di wilayah Desa Tanggulanom, Kecamatan Selopampang, Kabupaten Temanggung.
Penanganan dilakukan secara bertahap sejak Selasa (20/10), dengan pemantauan di basecamp Azora, Desa Batursari, Kecamatan Kledung. Pada Rabu (21/10), ketika titik api mulai memasuki wilayah Temanggung, pemadaman dilakukan dari Batursari dengan fokus utama mengamankan sumber mata air warga.
Pada Sabtu (24/10), katanya, pemadaman dilanjutkan melalui basecamp Bimawari menuju Camp Area, Pos 4, dan Pos 5. Berdasarkan laporan siang ini tidak ditemukan lagi titik api maupun asap sehingga tim memutuskan berangsur turun karena kondisi dinilai kondusif.
- Titik Api
- Bupati Temanggung
- karhutla gunung sumbing
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bank Dunia: AI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Asia Timur dan Pasifik
-
Enam Perusahaan Dicurigai Terkait Karhutla, Dinas LH Terus Mengawasi
-
Monas Bergemuruh! Dewa 19, Ari Lasso, Mulan Jameela Semarakkan HUT ke-81 RI
-
“Preventive Strike” Tak Boleh Jadi Alat Represi
-
PBB Kecam Sanksi AS ke Kuba, Desak Dunia Bertindak Agar Kuba Tak Berubah Jadi Gaza
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.