Liga Inggris: Manchester City Hadapi Aston Villa, Rekor Sempurna Dibayangi Masalah Cedera dan Hukum

Jumat, 23 Okt 2026, 07:00 WIB

MANCHESTER — Manchester City bertekad mempertahankan rekor sempurna di Liga Inggris saat bertandang ke markas Aston Villa akhir pekan ini. Namun, ambisi tersebut dibayangi persoalan cedera pemain dan tekanan di luar lapangan setelah klub dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran aturan keuangan.

Tim asuhan Enzo Maresca menyapu bersih tujuh pertandingan pertama Liga Inggris musim ini dengan kemenangan. Hasil tersebut membuat City unggul tiga poin atas Arsenal, sang juara bertahan, sekaligus menempatkan mereka di puncak klasemen.

Ket. Foto: Ilustrasi selebrasi pemain Manchester City. — Sumber: Manchester City

Meski demikian, temuan komisi independen yang menyatakan City bersalah atas 114 pelanggaran keuangan menjadi bayang-bayang di tengah awal musim yang impresif. Klub membantah melakukan pelanggaran dan telah mengajukan banding. Sanksi yang mungkin dijatuhkan masih belum diputuskan.

Kini, perhatian City beralih ke tantangan di Villa Park pada Sabtu. Mereka harus menjaga konsistensi di tengah daftar pemain cedera yang terus bertambah.

Haaland Diperkirakan Siap, City Kehilangan Sejumlah Pemain

Penyerang Antoine Semenyo diperkirakan harus menepi cukup lama akibat cedera lutut. Sementara itu, bek sayap Nico O'Reilly serta gelandang Mateo Kovacic dan Matheus Nunes masih diragukan tampil.

Kabar yang relatif melegakan datang dari Erling Haaland. Pencetak gol terbanyak liga tersebut diistirahatkan saat City menghancurkan AEK Athens dengan skor 5-1 pada laga Liga Champions, Selasa, karena mengalami masalah fisik ringan. Namun, Haaland diperkirakan sudah bisa dimainkan ketika menghadapi Aston Villa.

Di sisi lain, Arsenal berusaha terus menempel City. The Gunners yang mengoleksi 18 poin akan menjamu Everton pada Sabtu, tetapi kondisi Bukayo Saka menjadi perhatian setelah ia ditarik keluar pada menit ke-10 dalam hasil imbang 2-2 melawan Bayern Muenchen di Liga Champions, Rabu.

Saka mengalami masalah pada otot paha depan. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengakui kondisi pemain andalannya tersebut belum terlihat meyakinkan.

"Dia sama sekali tidak terlihat baik, tetapi kami harus menunggu dan melihat perkembangannya," kata Arteta.

Chelsea akan menjamu rival sekota Tottenham Hotspur di Stamford Bridge pada hari Sabtu (24/10). The Blues datang dengan modal dua kemenangan beruntun di liga atas Bournemouth dan Everton.

Tottenham akhirnya meraih kemenangan pertamanya di Premier League musim ini setelah mengalahkan Coventry City 3-1 di kandang sendiri, Senin. Hasil tersebut mengakhiri awal musim yang mengecewakan bagi Spurs, yang baru mengumpulkan enam poin dari tujuh pertandingan dan masih berada di peringkat ke-16. Chelsea sementara itu telah mengoleksi 13 poin.

Ujian berat juga menanti Liverpool yang akan menjamu Brighton & Hove Albion di Anfield pada Minggu. Brighton tampil mengesankan dengan meraih lima kemenangan dan satu hasil imbang dari tujuh pertandingan, sehingga menempati peringkat ketiga.

The Seagulls unggul dua posisi dan empat poin atas Liverpool. Selisih gol mereka yang mencapai plus 18 juga menjadi yang terbaik di liga.

Meski demikian, Liverpool menemukan senjata baru di lini serang melalui Rio Ngumoha. Pemain berusia 18 tahun itu tampil memukau ketika The Reds bangkit untuk menang 4-3 atas Villarreal di Liga Champions, Selasa.

Ngumoha menciptakan dua gol dan menjadi pemain termuda Liverpool yang mencatatkan assist di Liga Champions. Penampilannya mendapat sambutan meriah dari penonton Anfield yang berdiri memberikan tepuk tangan.

Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, menilai Ngumoha masih memiliki ruang besar untuk berkembang.

"Itulah hal bagus dari Rio. Dia masih berusia 18 tahun dan belum menjadi pemain yang komplet. Dia masih bisa menambahkan banyak hal ke dalam permainannya, dan itu tentu menguntungkan kami. Semoga dia bisa terus berkembang dengan cara yang sama," ujar Iraola.

"Namun, saya juga senang karena dari segi sikap, saya pikir dia berada dalam kondisi yang sangat baik," tambahnya.

Liverpool tetap harus menghadapi persoalan cedera. Pemain serbabisa Dominik Szoboszlai, bek sayap Jeremie Frimpong, bek kanan Conor Bradley, dan penyerang Hugo Ekitike termasuk di antara pemain yang harus menepi.

Manchester United Berusaha Bangkit

Sementara itu, Manchester United membutuhkan kemenangan saat menjamu Bournemouth di Old Trafford. Hasil positif diperlukan untuk menghidupkan kembali perjalanan musim mereka yang sejauh ini berjalan mengecewakan.

Tim asuhan Michael Carrick baru meraih satu kemenangan dan mengumpulkan tujuh poin dari tujuh pertandingan, sehingga tertahan di peringkat ke-13. Mereka juga baru saja menelan kekalahan telak 1-4 dari Como di Liga Champions, Rabu.

Carrick mengakui penampilan timnya jauh dari harapan dan menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung.

"Saya harus meminta maaf kepada para suporter. Saya sangat peduli terhadap klub sepak bola ini, sama besarnya dengan siapa pun, bahkan mungkin lebih," kata Carrick setelah kekalahan di Italia.

"Penampilan seperti itu tidak dapat diterima. Intensitas, agresivitas, dan kemauan untuk memberikan segalanya malam itu justru sama sekali tidak terlihat. Pertandingan tersebut sulit untuk disaksikan," ujarnya.

Masalah United semakin rumit akibat sejumlah pemain yang mengalami cedera atau diragukan kebugarannya. Marcus Rashford, Kobbie Mainoo, Luke Shaw, Benjamin Sesko, Patrick Dorgu, dan Lisandro Martinez termasuk dalam daftar tersebut. Gelandang Manuel Ugarte juga harus absen dalam jangka panjang akibat cedera lutut.

Dalam dua pertandingan liga terakhir, United hanya bermain imbang 1-1, masing-masing saat menjamu Tottenham dan bertandang ke markas Leeds United. Kini, mereka menghadapi Bournemouth yang hanya terpaut satu poin di bawah mereka.

Situasi Manchester City justru berkebalikan dengan sebagian besar rivalnya. Ketika klub-klub lain berjuang mencari momentum atau mengejar ketertinggalan, City datang ke markas Aston Villa dengan satu target utama: mempertahankan rekor sempurna mereka.

Tantangannya bukan semata-mata meraih tiga poin. City juga harus memastikan persoalan hukum yang membayangi klub tidak mengganggu performa di lapangan.

Dengan persaingan papan atas yang semakin ketat, hasil di Villa Park akan menjadi ujian penting bagi konsistensi City sekaligus kemampuan mereka menjaga fokus di tengah tekanan yang terus meningkat.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.