Kalah Telak di Referendum, Kelompok Separatis Alberta Tetap Incar Kemerdekaan dari Kanada

Kamis, 22 Okt 2026, 16:41 WIB

EDMONTON - Kelompok separatis di Provinsi Alberta, Kanada, menyatakan bahwa perjuangan kemerdekaan mereka belum berakhir meskipun mengalami kekalahan telak dalam referendum, yang berisiko memicu gejolak politik jangka panjang di provinsi kaya minyak yang sangat penting bagi perekonomian Kanada.

Provinsi di wilayah barat itu pada Senin (19/10) secara telak memilih untuk tetap menjadi bagian dari Kanada, dengan 75,5 persen pemilih menolak rencana untuk melanjutkan referendum kemerdekaan yang mengikat.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Saat memasuki gedung parlemen pada Selasa (20/10), Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney mengatakan bahwa ia “sangat gembira karena warga Alberta telah memilih persatuan.”

Ketika ditanya pesan apa yang ingin sampaikan kepada pihak separatis, Carney, yang tumbuh besar di Alberta, mengatakan: “Hasilnya sangat jelas. Mayoritas besar memilih Kanada dan sekaranglah waktunya untuk bekerja sama.”

Namun, para pemimpin separatis menyampaikan pesan yang sangat berbeda setelah hasil pemungutan suara diumumkan.

Jeffrey Rath, seorang pejabat tinggi di Alberta Prosperity Project yang bertemu dengan pejabat AS awal tahun 2026 untuk membahas dukungan terhadap proyek pemisahan diri, mengatakan perjuangan ini “pasti” akan berlanjut.

“Kami telah menciptakan gerakan besar di provinsi ini,” katanya. “Kami akan terus bergerak maju.”

Rath mengatakan kepada wartawan bahwa tidak mungkin memenangkan referendum kemerdekaan sementara Alberta dipimpin oleh seseorang yang mendukung persatuan Kanada.

Dia bersumpah untuk menantang Gubernur Danielle Smith, yang bersekutu dengan Carney, dan "mengambil kembali kendali" atas gerakan konservatif Alberta. "Kami akan membentuk pemerintahan, titik," katanya.

Gerakan separatis Alberta terpecah menjadi beberapa faksi. Chris Scott, yang mendirikan Let's Talk Alberta untuk mempromosikan kemerdekaan, mengatakan kepada AFP pada Selasa (20/10) bahwa dia juga akan terus mendorong perjuangan tersebut.

Namun, katanya, rencana separatis untuk segera mengambil alih pemerintahan provinsi dan meluncurkan referendum lain akan gagal.

"Tujuh puluh lima persen orang Alberta akan menolak ide itu secara langsung," katanya. "Orang-orang harus menyadari bahwa Anda bisa mendapatkan dukungan untuk sebuah ide atau gerakan dengan membagikan meme di Facebook, tetapi pada titik tertentu Anda harus fokus pada pekerjaan nyata dalam pendidikan."

Bagi PM Carney, Alberta sangat penting untuk rencananya memperkuat ekonomi Kanada dan mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat.

Carney dan Smith sedang bekerja sama untuk memajukan pipa baru dari Alberta ke pantai Pasifik, berharap dapat mengekspor bitumen Alberta ke Asia.

Para ahli memperingatkan bahwa pesan persatuan Carney kemungkinan ada masalah baru di masa depan.

Hasil referendum tidak cukup untuk "menutup debat sepenuhnya" tentang pemisahan diri, kata ilmuwan politik Universitas Ottawa Geneviève Tellier kepada AFP.

"Kita tidak bisa lagi menganggap remeh gerakan ini," tambahnya.

Tellier mengatakan Carney menangani dorongan separatis dengan baik dan dukungan keuangan federal yang besar untuk sebuah pipa adalah cara yang efektif untuk menahan momentum separatis.

Namun, dia berpendapat, pada saat dana federal untuk proyek-proyek besar di Alberta habis, "masalah kemungkinan akan mulai muncul bagi Carney."

Menulis di Globe and Mail pada Selasa (20/10), ahli Alberta Tyler Dawson memperingatkan bahwa "ada keluhan mendalam di provinsi ini, dan suara 'tetap' tidak akan menghilangkan masalah-masalah tersebut."

Kebencian terus berlanjut pada beberapa masalah, termasuk persepsi bahwa industri minyak provinsi ditekan oleh regulasi lingkungan.

"Kira-kira seperempat warga Alberta telah mengatakan mereka ingin mengadakan referendum lain tentang meninggalkan Kanada. Carney tidak boleh mengabaikan hal itu," kata Dawson. AFP

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.